Connect with us

ERA SULAWESI

Wakil Bupati Tiba-Tiba Datangi Kantor KPU Selayar, Sulsel

Published

on

Eranusantaracom – Dr. H. Zainuddin, SH., M.H. yang didampingi ajudan, dan driver serta salah seorang kerabatnya, Rabu, (30/10) siang, mendadak mendatangi kantor KPU.
Reporter : Fadly Syarif/CC
Editor : Wahyu/Redaksi

Eranusantaracom, Sulawesi – Menumpangi mobil dinas wakil bupati, berplat polisi DD 2 J, Dr. H. Zainuddin, SH., M.H. yang didampingi ajudan, dan driver serta salah seorang kerabatnya, Rabu, (30/10) siang, mendadak mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, di ruas Jln. Jend. Achmad Yani, Benteng.

Wakil bupati datang dengan mengenakan balutan pakaian safari dan langsung menuju ruang kerja ketua, di lantai 2, gedung kantor KPU.

Orang nomor dua, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar itu, disambut dan diterima langsung oleh komisioner KPU yang diwakili koordinator divisi tekhnis, Andi Dewantara, SH, bersama, koordinator divisi hukum KPU, Mansur Suhaji, S.KM., M.Kes.

Dr. H. Zainuddin, SH., M.H, diterima selama kurang lebih satu jam bertempat di ruang kerja ketua kpu. 

Usai bertemu komisioner kpu, wakil bupati yang dikonfirmasi wartawan terkait dengan agenda kunjungannya, pada hari Rabu, (30/10) siang tersebut, mengatakan, Tidak ada sesuatu yang istimewa, ini murni merupakan kunjungan silaturrahmi biasa dalam rangka untuk mempererat hubungan koordinasi antara pemerintah kabupaten dengan jajaran komisioner KPU.

“Lewat agenda kunjungan ini, kita ingin menyampaikan pesan tersirat akan betapa besarnya, atensi dan perhatian wakil bupati dalam rangka untuk mendorong peningkatan kinerja jajaran komisioner kpu dan kesiapannya untuk menghadapi moment pilkada bupati tahun 2020 mendatang”, ujarnya, sembari berlalu, menuju ruang lantai dasar, dan langsung berjalan ke arah mobilnya, yang terparkir, di pelataran kantor kpu.

Dimintai konfirmasi terkait dengan agenda kunjungan orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Koordinator Divisi Hukum, Mansur Sihaji menjawab simple, “wakil bupati datang untuk berkonsultasi dengan komisioner”, ujarnya, singkat, tanpa menyebut dan mengurai secara detail, materi konsultasi yang dilakukan wabup pada hari Rabu, (30/10) siang itu.

Sebagai media online, ERANUSANTARA.com memberikan hak jawab dan hak koreksi kepada pihak yang merasa keberatan dengan informasi yang diterbitkan di media online ERANUSANTARA.com. Mekanisme pengajuan hak jawab dan hak koreksi mengacu pada ketentuan peraturan kode etik jurnalistik ERANUSANTARA.com dan UU No 40 Tahun 1999, tentang Pers.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + 4 =

ERA SULAWESI

Siago Merah Nyaris Ratakan Perumahan Bidan PKM Pasilambena

Published

on

Eranusantara.com, Sulsel – Kebakaran naas menimpa rumah Muh Salding (35) warga Desa Lembang Mate’ne Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan.

Musibah kebakaran terjadi sekira pukul 07.00, pada Minggu, (28/6) pagi. Saksi korban, Muh Salding yang dikonfirmasi wa pada Senin, (29/6) sore, mengutarakan, kejadian berlangsung saat dirinya sedang tertidur pulas di ruang tengah, sementara isterinya, sedang memasak di dapur. Ia mengaku baru terbangun, setelah api melalap bagian plafon dan atap rumah.

Melihat kejadian tersebut, Salding langsung bangun dan mencoba menerobos keluar rumah untuk menyelamatkan diri dengan menendang salah satu bahagian dinding kayu.

Namun belum lagi sempat menyelamatkan diri, kaca jendela keburu meledak dan menerpa wajah korban.

Akibat kejadian itu, korban sempat pingsan dan tak sadarkan diri. Ia baru sadar, setelah merasakan perih luka bakar pada bahagian belakang dan kedua lengannya. Dalam kondisi menderita luka bakar, korban mencoba merayap keluar rumah.

Sementara itu, puteranya yang pada saat kejadian, sedang berada di toilet, sudah lebih awal di selamatkan ke luar rumah bersama kakaknya, yang berada di belakang rumah.

Korban memperkirakan, api bersumber dari slang gas elpiji yang bocor dan menjadi pemicu awal kebakaran.

Berawal dari situ, api dengan cepat melalap seluruh isi rumah petak yang terdiri dari dua kopel tersebut hingga api merayap dengan cepat akibat banyaknya bahan-bahan yang mudah terbakar.

Saat kejadian, sebahagian warga sudah berangkat beraktivitas ke kantor dan kebun. Beruntung, beberapa tetangga dekat korban yang masih berada di rumah segera berhamburan ke tkp dan membantu proses pemadaman api dengan menggunakan slang air serta beberapa perlengkapan manual lainnya.

Tidak ada korban jiwa dalam insident kebakaran yang menghanguskan ex. bangunan pustu, Desa Lembang Mate’ne itu. Namun kerugian, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Andi Fadly/Biritta

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

ERAINVESTIGASI

opini

EraChannel18

Advertisement

Trending