Connect with us

ERA NEWS

Eks Aktivis ’98 : Ini Era Keterbukaan, Sayang BEM SI Tolak Bertemu dengan Jokowi

Published

on

Eranusantaracom – Mantan aktivis ’98
Hari Purwanto dalam diskusi polemik “Demo Mahasiswa Aksi dan Substansi”

Eranusantara.com, Jakarta – Mantan aktivis ’98, Hari Purwanto dalam diskusi polemik “Demo Mahasiswa Aksi dan Substansi” sangat menyatangkan sikap Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang menolak bertemu dengan Presiden Joko Widodo kecuali syarat-syarat pertemuan yang mereka tuntut dipenuhi.

“Presiden telah membuka ruang dialog semestinya saat itu rekan-rekan BEM SI saran saya ini langsung melakukan konsolidasi dan menyambut ajakan tersebut,” ujar Direktur Studi Demokrasi Rakyat Hari Purwanto di D’Consulate Cafe & Lounge, Jl Wahid Hasyim, Jakarta, Sabtu (28/9).

Hari yang merupakan eks aktivis 98 itu mengatakan, saat ini merupakan era keterbukaan dan ruang demokrasi. Sehingga mahasiswa disebut tidak perlu khawatir dalam berkomunikasi dengan pemerintah.

“Karena apa, hari ini ruang demokrasi yang kita bangun. Beda ketika di era saya, rapat sedikit langsung diintai,” kata Hari.

“Sekarang eranya keterbukaan, kenapa harus khawatir berkomunikasi dengan namanya pemerintah. Media juga ikut berperan hari ini, untuk memantau situasi dan keadaan,” sambungnya.

Hari berpendapat, saat ini substansi tuntutan mahasiswa telah tercapai. Menurutnya, mahasiswa tinggal memberikan poin-poin tuntutan yang ingin disampaikan.

“Sudah, tinggal apa yang dimaui mahasiswa. Poin-poinnya apa, kan baru isu besarnya saja yang mereka ungkapkan,” ujar Hari.

Diketahui, sebelumnya BEM SI telah merespons niat Presiden Jokowi untuk bertemu dengan para mahasiswa. BEM SI menolak bertemu dengan Jokowi kecuali syarat-syarat pertemuan yang mereka tuntut dipenuhi Jokowi.

“Untuk hari ini, tentu kita dengan tegas menolak,” kata Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, Muhammad Nurdiyansyah, kepada wartawan, Jumat (27/9).

Kedua syarat ini yakni pertama, dilaksanakan secara terbuka dan disiarkan langsung oleh stasiun televisi. Kedua, Jokowi menyikapi tuntutan mahasiswa yang tercantum dalam ‘Maklumat Tuntaskan Reformasi’ secara tegas dan tuntas.

Respons dari BEM SI ini menyusul pernyataan Jokowi yang ingin bertemu dengan para pengurus BEM. Presiden berencana menemui mahasiswa untuk berdialog menyusul gelombang unjuk rasa mahasiswa di sejumlah daerah di Indonesia.

“Ya, besok, besok kami akan bertemu dengan para mahasiswa utamanya dari BEM, besok,” ucap Jokowi, Kamis (26/9).

Redaksi

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen + 5 =

EraChannel18

Advertisement

ERAINVESTIGASI

opini

Advertisement
Advertisement