Connect with us

ERA HUKUM & KRIMINAL

Insiden Baku Tembak, Polda Aceh Bekuk Anggota KKB, 4 Tewas 1 Kritis

Published

on

Eranusantara.com – Kelompok Kriminal bersenjata (KKB).

Eranusantara.com, Aceh – Tim Polda Aceh berhasil membekuk 5 orang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kawasan jalan Banda Aceh Medan. Sekitar pukul 18.00 wib penyergap sebuah mobil BL 1342 R yang diduga ditumpangi KKB, melintas di jalan Banda Aceh Medan tepatnya di Warung Trienggading Kabupaten Pidie Jaya.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono, S. I. K., M. Si, dalam siaran persnya, Kamis malam (19/09) mengatakan, kelompok KKB disergap Tim Polda Aceh setelah melakukan pengejaran beberapa hari lalu, kemudian menerima informasi adanya kelompok KKB yang bergerak keluar dari Bukit Cerana, Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, yang akan melaju ke arah Banda Aceh.

Setelah melakukan pemantauan Tim Polda Aceh langsung mengejar mobil tersebut dan saat tiba di lintasan jalan Medan Banda Aceh tepatnya di Warung Nasi Tringgadeng Kabupaten Pidie Jaya berhasil menyergap dan Tim meminta mobil tersebut untuk berhenti.

Saat Tim Polda Aceh melakukan tindakan dan terukur terhadap kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tersebut akhirnya terjadi Kontak tembak di jalan lintas Banda Aceh Medan selama 30 menit, kata Kabid Humas Polda Aceh.

“Setelah kontak tembak itu terjadi, dilakukan pemeriksaan dan ditemukan kelompok Kriminal Bersenjata, KKB yang berjumlah 5 orang masing-masing berinisial AR sebagai pimpinan meninggal dunia, WN kritis, Z meninggal dunia, WO meninggal dunia dan H meninggal dunia, kata Kabid Humas.

Informasi dihimpun media ini Kamis malam dilapangan, ada tiga nama yang dinyatakan meninggal di TKP yakni, Abu Razak, Zulfikar, Hamni. Sedangkan Wan Neraka dinyatakan kritis kemudian meninggal di RSUD Kabupaten Pidie Jaya.

Serta satu dari kelompok tersebut (Wan Ompong) berhasil ditangkap dan diamankan aparat kepolisian jajaran Polda Aceh, Seluruh jenazah tersangka saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit.

Selain melumpuhkan lima orang tersangka komplotan Kelompok Kriminal Bersenjata KKB, Polisi juga berhasil menyita sejumlah Senjata Api (senpi) Jenis AK 47 1 pucuk, pistol Revolvel dan 100 butir peluru AK 47 aktif.

Redaksi


Sebagai media online, ERANUSANTARA.com memberikan hak jawab dan hak koreksi kepada pihak yang merasa keberatan dengan informasi yang diterbitkan di media online ERANUSANTARA.com. Mekanisme pengajuan hak jawab dan hak koreksi mengacu pada ketentuan peraturan kode etik jurnalistik ERANUSANTARA.com dan UU No 40 Tahun 1999, tentang Pers.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 2 =

ERA HUKUM & KRIMINAL

Kendarai Mobil Curian, Anggota Polres Sawahlunto Dihajar Massa

Published

on

Eranusantara.com, Solok – Anggota Polres Sawahlunto, Polda Sumbar, dihajar massa usai diteriaki maling oleh beberapa masyarakat. Kejadian berawal saat Hendri Yonanda, korban pencurian melihat mobil minibus miliknya melintas saat ia hendak berangkat menuju Polsek Kubung.

Sebelumnya, Jumat, (29/5) pagi, Hendri mendapati mobil minibus miliknya tidak ada lagi saat hendak sholat subuh sekitar pukul 4:30 wib. Mendapati mobil tidak ada lagi dihalaman rumahnya, Hendri langsung melapor ke Polsek Kubung, dan langsung didatangi oleh anggota Polsek kubung sekitar pukul 6:00 wib.

“Saya hendak sholat subuh tadi pagi, namun waktu membuka jendela, saya dan mertua mendapati mobil sudah tak ada lagi dihalaman rumah. Kemudian saya langsung melapor ke Polsek Kubung dan anggota Polsek Kubung langsung mendatangi rumah saya sekitar pukul 6:00 wib,” ungkapnya kepada Eranusantara.com, Jumat sore di Mapolsek Kubung.

Usai melapor Jumat pagi, siangnya sekitar pukul 12:00 wib, Hendri mendapat telpon dari petugas Polsek Kubung untuk datang ke Mapolsek. Dalam perjalanan, Hendri melihat mobil miliknya melintas didepannya, namun sudah dengan plat no berbeda. Hendri langsung meneriaki maling sembari mengejar mobil miliknya yang lari menuju arah Kota Solok.

Dibantu warga, akhirnya pelaku yang diketahui anggota Shabara Polres Sawahlunto, diamankan di jalan lingkar Kota Solok. Pelaku NF (40) berpangkat Briptu beserta rekannya sempat menjadi korban amukan massa sebelum petugas datang di TKP.

Saat hal ini dikonfirmasikan, Kasat Shabara Polres Sawahlunto, AKP Riswan Lukfi, membenarkan bahwa NF benar anggotanya.

“Iya benar yang bersangkutan memang anggota saya, untuk komentar lebih lanjut silahkan dengan Kapolres saja,” ungkap Riswan kepada Eranusantara.com, via selularnya Jumat, malam.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polsek Kubung. Saat ini kedua pelaku masih diamankan di Mapolsek Kubung.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

ERAINVESTIGASI

opini

EraChannel18

Advertisement

Trending