Connect with us

ERA BISNIS

Kinerja Kemenag Ibarat Bumi dan Langit, Dibanding Kemendikbud

Published

on

Eranusantara.com – Gedung Kementerian Agama Republik Indonesia

Eranusantara.com, Jakarta – Pemerintah pusat melalui beberapa kementerian melaksanakan program andalan Presiden RI, Joko Widodo. Misalnya Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Program Keluarga Harapan melalui Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Selain program di atas, ada juga program lainnya yang cukup positif. Seperti rehab kelas, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Penyaluran bidik misi untuk mahasiswa, sampai bantuan pangan. Kesemua program ini dijalankan oleh beberapa kementerian, yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Riset, Tekhnologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Kementerian Sosial (Kemensos). Kementerian Berkinerja Baik dan Kementerian Berkinerja Memble.

Berdasarkan pantauan tim, terkait program di atas, ada kementerian yang berkinerja baik atau mencapai targetan. Tapi, ada juga yang berkinerja memble alias melenceng dari targetan, berikut jabarannya:

Program andalan Joko Widodo yang dijalankan Kemenag dinilai publik seluruhnya gagal tercapai. Contohnya, penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari targetan yang seharusnya diterima 1,7 juta siswa, yang tercapai hanya 1,6 juta siswa. Begitu juga dengan penyaluran dana BOS, dari target yang seharusnya 8,7 juta siswa, yang menerima hanya 8,6 juta siswa.
Kinerja buruk Kemenag tidak berhenti sampai di sini. Program penyaluran Bidikmisi mahasiswa juga jauh dari targetan, dari yang seharusnya 32 ribu mahasiswa, yang menikmati program hanya 17.810 mahasiswa yang mendapatkan program ini, atau hampir setengahnya tidak tersalurkan
Kinerja memble kementerian yang dipimpin Lukman Hakim Saifuddin mirip-mirip tipis dengan kinerja Menteri Ristekdikti Mohamad Nasir. Kemenristekdikti seharusnya pada tahun 2018 menyalurkan bantuan kepada 368.961 mahasiswa berupa program bidikmisi mahasiswa. Namun, mahasiswa yang mendapatkan bantuan hanya 315.833 saja.
Kinerja dua kementerian di atas ibarat bumi dan langit jika dibandingkan dengan pencapaian kinerja Kemendikbud. Program Kartu Indonesia Pintar contohnya, yang dijalankan kementerian ini berjalan mulus, dari target 17,9 juta siswa yang memperoleh bantuan tercapai 18,7 juta siswa. Begitupun program rehab ruang kelas, dari target 24,8 ribu kelas yang diperbaiki atau dibangun tercapai 28,5 ribu kelas.

Sedangkan program yang dijalankan dua kementerian lainnya yakni Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan masih terbilang aman. Misalnya program JKN-KIS yang dijalankan Kemenkes, dari target 92,4 juta jiwa tergetan yang tercapai 92,3 juta. Begitupun Kemensos Program Program Keluarga Harapan, tercapai 100 juta, yang melenceng hanya program bantuan pangan, dari yang seharusnya tercapai 15,6 juta jiwa tercapai 15,2 juta jiwa.

Fahad_Redaksi

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − 1 =

EraChannel18

Advertisement

ERAINVESTIGASI

opini

Advertisement
Advertisement