Connect with us

ERA HUKUM & KRIMINAL

Petugas Bea Cukai Diduga Lakukan Penganiayaan, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Proses Persidangan

Published

on


“Kalaupun ada perdamaian itu hanyalah hal yang meringankan bagi terdakwa dipersidangan,” ucap Yudi Kepada Wartawan Selasa (14/05/19) sore.

Eranusantara.com, PEKANBARU – Perkara pengeroyokan yang diduga dilakukan enam orang pegawai Bea Cukai terhadap Zain Muasry, salah seorang pembawa rokok ileggal, dikabarkan berdamai sebelum perkaranya disidangkan.

Menyikapi hal ini kuasa Hukum Zain Muasry, Yudi Krismen mengatakan, perkara pidana delik biasa tidak bisa diselesaikan ditingkat penyidikan.

“Kalaupun ada perdamaian itu hanyalah hal yang meringankan bagi terdakwa dipersidangan,” ucap Yudi Kepada Wartawan Selasa (14/05/19) sore.

Sebagai mana kronologis kejadianya, kata Yudi, awalnya Zain Muasry ditangkap oleh petugas bea cukai saat mengangkut rokok ileggal merek Lufman.

Saat itu Zain dibawa berikut dengan barang bukti ke Bea Cukai. Sesampainya di Kantor Bea Cukai, Jalan Sudirman Pekanbaru, Zain dianiaya enam orang petugas bea cukai.

Atas kejadian itu, Zain minta kuasa ke Yudi Krismen dan melaporkan penganiayaan itu ke SKTP Polresta Pekanbaru pada tanggal 1 April 2019 sekitar pukul 19.09 Wib.

“Tidak ada alasan untuk perkara pengeroyokan ini tidak disidangkan. Sebab sesuai dengan proses hukum dua alat bukti sudah cukup. Dua alat bukti itu yakni hasil visum dan juga keterangan saksi,” kata Yudi lagi.

Apa bila adanya perdamaian, sebut Yudi, maka ini suatu momok buruk dalam penanganan hukum di Kota Pekanbaru ini.

“Kita kalau gini bertanya-tanya, apakah sebenarnya yang terjadi. Kenapa, dengan alasan telah berdamai perkara tidak dilanjutkan,” tegas Yudi.

Wandre DP

Sebagai media online, ERANUSANTARA.com memberikan hak jawab dan hak koreksi kepada pihak yang merasa keberatan dengan informasi yang diterbitkan di media online ERANUSANTARA.com. Mekanisme pengajuan hak jawab dan hak koreksi mengacu pada ketentuan peraturan kode etik jurnalistik ERANUSANTARA.com dan UU No 40 Tahun 1999, tentang Pers.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − ten =

ERA HUKUM & KRIMINAL

Kendarai Mobil Curian, Anggota Polres Sawahlunto Dihajar Massa

Published

on

Eranusantara.com, Solok – Anggota Polres Sawahlunto, Polda Sumbar, dihajar massa usai diteriaki maling oleh beberapa masyarakat. Kejadian berawal saat Hendri Yonanda, korban pencurian melihat mobil minibus miliknya melintas saat ia hendak berangkat menuju Polsek Kubung.

Sebelumnya, Jumat, (29/5) pagi, Hendri mendapati mobil minibus miliknya tidak ada lagi saat hendak sholat subuh sekitar pukul 4:30 wib. Mendapati mobil tidak ada lagi dihalaman rumahnya, Hendri langsung melapor ke Polsek Kubung, dan langsung didatangi oleh anggota Polsek kubung sekitar pukul 6:00 wib.

“Saya hendak sholat subuh tadi pagi, namun waktu membuka jendela, saya dan mertua mendapati mobil sudah tak ada lagi dihalaman rumah. Kemudian saya langsung melapor ke Polsek Kubung dan anggota Polsek Kubung langsung mendatangi rumah saya sekitar pukul 6:00 wib,” ungkapnya kepada Eranusantara.com, Jumat sore di Mapolsek Kubung.

Usai melapor Jumat pagi, siangnya sekitar pukul 12:00 wib, Hendri mendapat telpon dari petugas Polsek Kubung untuk datang ke Mapolsek. Dalam perjalanan, Hendri melihat mobil miliknya melintas didepannya, namun sudah dengan plat no berbeda. Hendri langsung meneriaki maling sembari mengejar mobil miliknya yang lari menuju arah Kota Solok.

Dibantu warga, akhirnya pelaku yang diketahui anggota Shabara Polres Sawahlunto, diamankan di jalan lingkar Kota Solok. Pelaku NF (40) berpangkat Briptu beserta rekannya sempat menjadi korban amukan massa sebelum petugas datang di TKP.

Saat hal ini dikonfirmasikan, Kasat Shabara Polres Sawahlunto, AKP Riswan Lukfi, membenarkan bahwa NF benar anggotanya.

“Iya benar yang bersangkutan memang anggota saya, untuk komentar lebih lanjut silahkan dengan Kapolres saja,” ungkap Riswan kepada Eranusantara.com, via selularnya Jumat, malam.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polsek Kubung. Saat ini kedua pelaku masih diamankan di Mapolsek Kubung.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

ERAINVESTIGASI

opini

EraChannel18

Advertisement

Trending