Connect with us

ERA BOLA

Lolos ke Final Champions, Harry Kane Akui tak Mampu Berkata-Kata

Published

on


Eranusantara.com – Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane

“Ini sungguh luar biasa,” kata Kane kepada laman resmi UEFA. “Kami tidak mengawali pertandingan ini dengan baik, kami membiarkan mereka [Ajax] bermain dan mereka mencetak dua gol.

Eranusantara.com, Bola – Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane mengaku kehabisan kata-kata setelah melihat timnya lolos ke final Liga Champions musim ini.

Spurs, yang kalah 1-0 di kandang sendiri pada leg pertama semi-final pekan lalu, secara luar biasa mengukir comeback untuk menang 3-2 di Johan Cruijff Arena, Kamis (9/5) dini hari WIB tadi sebagaimana Lucas Moura memborong semua gol untuk klub London tersebut.

Kane yang tidak ikut bermain karena cedera hanya bisa menyaksikan aksi rekan setimnya dari bangku penonton dan ia menyambut gembira keberhasilan ini.

“Ini sungguh luar biasa,” kata Kane kepada laman resmi UEFA. “Kami tidak mengawali pertandingan ini dengan baik, kami membiarkan mereka [Ajax] bermain dan mereka mencetak dua gol.

“Di saat jeda kami bilang bahwa kami masih punya 45 menit untuk mengerahkan segalanya. Itu bisa menjadi laga kedua terakhir kami musim ini jadi kami tidak perlu cemas soal kelelahan.

“Ketika Jan [Vertonghen] mengenai mistar [di paruh akhir babak kedua] kami tidak berpikir laga ini memihak kami namun untung ada Lucas.”

Kane menambahkan: “Saya tak bisa berkata-kata. Saya ini seorang penggemar [Spurs], saya ingin menang dan saya tahu betapa berartinya ini untuk semua orang di klub.

“Saya menyaksikan laga ini dan berpikir soal apa yang bisa saya lakukan di atas lapangan. Anda tidak bisa menepis itu namun para pemain sudah menunjukkan tekad, semangat dan hati.”

Sumber : Goal

Sebagai media online, ERANUSANTARA.com memberikan hak jawab dan hak koreksi kepada pihak yang merasa keberatan dengan informasi yang diterbitkan di media online ERANUSANTARA.com. Mekanisme pengajuan hak jawab dan hak koreksi mengacu pada ketentuan peraturan kode etik jurnalistik ERANUSANTARA.com dan UU No 40 Tahun 1999, tentang Pers.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − 16 =

ERA BOLA

Pemukulan Suporter di Malaysia Dikategorikan Kasus Perampokan

Published

on

ilustrasi suporter Indonesia di Malaysia. (CNN Indonesia/Nova Arifianto)

Eranusantara.com, Jakarta – Polis Diraja Malaysia (PDRM) mengategorikan penyerangan terhadap suporter Indonesia di Bukit Bintang, Kuala Lumpur, ke dalam kasus perampokan.

Direktur Departemen Investigasi Kriminal Bukit Aman, Datuk Huzir Mohamed, mengatakan telah menerima laporan dari warga negara Indonesia bernama Fuad Naji pada Rabu (20/11) malam

“Korban melaporkan bahwa dia dipukuli oleh sekelompok orang yang diyakini warga lokal sekitar jam 2 pagi pada hari yang sama. Investigasi mengungkapkan bahwa insiden itu tidak ada hubungannya dengan pertandingan sepak bola antara Malaysia dan Indonesia di Stadion Nasional Bukit Jalil.”

“Kasus ini diklasifikasikan sebagai kasus perampokan berdasarkan Bagian 392/397 dari KUHP. Sejauh ini penyelidikan telah menemukan bahwa korban kehilangan paspor dan sejumlah uang dalam insiden itu,” kata Datuk Huzir dalam pernyataan media dikutip dari Berita Harian.

PDRM belum dapat memastikan motif insiden tersebut karena petugas investigasi tidak dapat merekam bukti korban.

“Korban menghilang setelah disarankan mendapat perawatan setelah membuat laporan di balai pengobatan polisi. Upaya menemukan pria itu di kediamannya juga menemui jalan buntu.””Oleh karena itu, polisi mendesak korban dan temannya untuk bertemu dengan petugas penyelidik untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga meminta bantuan dari kedutaan Indonesia untuk memberi tahu korban,” sambungnya

PDRM juga masih menyelidiki dan mengidentifikasi orang yang merekam dan mendistribusikan video penyerangan terhadap suporter Indonesia yang viral di media sosial.

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq, akhirnya meminta maaf atas kejadian penyerangan terhadap suporter Indonesia. Setelah video penyerangan viral, Saddiq sempat menyatakan kabar pengeroyokan suporter adalah hoaks.

“Saya memohon maaf kepada rekan-rekan serumpun di Indonesia. Saya memohon maaf atas tragedi yang terjadi pada beberapa hari lalu.”

“Kami telah mendapatkan laporan bahwa kasus pemukulan itu tidak terjadi di Bukit Jalil atau saat pertandingan berlangsung, tetapi terjadi 20 km dari Stadion Bukit Jalil pada pukul 03.00 pagi. Kami belum tahu kasus tersebut apakah berhubungan dengan pertandingan sepak bola,” ucap Saddiq. (nva)

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

ERAINVESTIGASI

opini

EraChannel18

Advertisement

Trending