Connect with us

ERA EKONOMI

Sebelum di PLN, Sofyan Basir Banyak Berkarir di Dunia Perbankan

Published

on

Eranusantara.com – Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir

Eranusantara.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menetapkan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir, sebagai tersangka. Sofyan Basir terjerat dalam kasus proyek PLTU Riau-1. Terlepas dari kasus ini, Sofyan Basir sebenarnya lebih banyak berkarir di bank daripada di PLN.

Baca Juga : Sofyan Basir: Dipastikan 2023, Program Kelistrikan 23 Ribu MW Rampung

Mengutip laman PLN, karir Sofyan di perbankan dimulai tahun 1981 di Bank Duta, kemudian ditahun 1986 Sofyan bergabung dengan Bank Bukopin.

Di Bank Bukopin, karir Sofyan mulai menanjak, sejumlah jabatan pernah ia duduki, antara lain Direktur Komersial, Group Head Line of Business dan Pemimpin Cabang di beberapa kota besar Indonesia, termasuk sebagai Direktur Utama Bank Bukopin.

Setelah di Bank Bukopin, Sofyan Basir berlabuh ke PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Di bank pelat merah ini, Sofyan menjabat sebagai Direktur Utama.

Baca Juga : Kinerja Kemenkeu Tidak Sebanding Dengan Pendapatan

Sofyan tercatat menduduki pucuk pimpinan BRI selama dua periode. Periode pertama, ia mulai menjabat pada 17 Mei 2005, lalu menjabat untuk kedua kalinya pada 20 Mei 2010. Disini ia membebaskan tanah milik BRI yang dikuasai olej Djoko Santoso, yaitu Gedung Mulia yang kini berganti nama menjadi BRI II.

Selanjutnya, Desember 2014, Sofyan Basir ditunjuk sebagai Direktur Utama PLN, ia menggantikan Direktur Utama sebelumnya Nur Pamudji.

Sofyan sendiri merupakan lulusan STAK Trisaksi, ia memperoleh gelar diploma di tempat tersebut pada 1980, lalu memperoleh gelar sarjana ekonomi pada 2010 dari STIE Ganesha, Jakarta.

Kemudian, Sofyan memperoleh gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Trisakti Jakarta di 2012.

Fahad Hasan_Redaksi

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − ten =

EraChannel18

Advertisement

ERAINVESTIGASI

opini

Advertisement
Advertisement