Connect with us

ERA INTERNATIONAL

Ledakan Bom Di Geraja Dan Hotel Sri Lanka, 42 Orang Tewas

Published

on

Eranusantara.com – Ledakan bom di Gereja dan Hotel Sri Lanka.

Eranusantara.com, International – Kepolisian Sri Lanka mengonfirmasi ada 42 korban tewas dalam ledakan di gereja dan hotel Sri lanka, Minggu (21/4/2019). Selain itu ada ratusan lainnya yang mengalami luka.

Korban tewas berasal dari Gereja St Anthony di ibu kota Kolombo serta St Sebastian di Kota Negombo. Saat itu gereja dipenuhi jemaat yang sedang melangsungkan misa Paskah. Korban tewas lainnya juga berasal dari Hotel Grand Cinnamon, Kolombo.

Baca Juga : Real Count KPU, Jokowi Unggul Dari Prabowo Dengan Selisih 9,1 Persen

Seorang pejabat Rumah Sakit Nasional Kolombo mengatakan kepada AFP, pihaknya menerima 160 korban luka hanya dari Gereja St Anthony saja hingga menjelang siang waktu setempat.

Ada satu gereja lagi di Sri Lanka yang menjadi sasaran ledakan. Kepolisian mengonfirmasi total ada enam ledakan yang mengguncang negara itu. Ledakan pertama terjadi di Gereja St Anthony, disusul dengan St Sebastian di Negombo, tak jauh dari Kolombo.

Baca Juga : Hashim Sebut Jokowi Utus Luhut Untuk Bertemu Dengan Prabowo

Tiga ledakan lainnya menyasar hotel di Kolombo dan satu ledakan terjadi di gereja Kota Batticalao, sebelah timur Sri Lanka.

Pejabat pemerintah lokal menyebut, di gereja Batticaloa korban luka mencapai lebih dari 300 orang. Media lokal menyebut ada korban tewas dalam ledakan di Batticalao.

Sumber : inews.id

Sebagai media online, ERANUSANTARA.com memberikan hak jawab dan hak koreksi kepada pihak yang merasa keberatan dengan informasi yang diterbitkan di media online ERANUSANTARA.com. Mekanisme pengajuan hak jawab dan hak koreksi mengacu pada ketentuan peraturan kode etik jurnalistik ERANUSANTARA.com dan UU No 40 Tahun 1999, tentang Pers.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × one =

AKTIVITAS KEPALA NEGARA & DAERAH

Jokowi dan Trump Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Alat Kesehatan

Published

on

Eranusantara.com, Bogor – Presiden Joko Widodo melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump Jumat, 24 April 2020 pukul 20.00 WIB dari Istana Kepresidenan Bogor.

Dalam pembicaraan tersebut, kedua kepala negara bertukar pikiran mengenai penanganan Covid-19.

Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya atas kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat dalam upaya penanganan Covid-19.

Kedua Presiden juga bertukar pikiran mengenai upaya untuk mengatasi kekurangan alat kesehatan dan alat perlindungan bagi tenaga medis, seperti ventilator, APD dan masker, sebagaimana dialami oleh semua negara.

Mengenai ventilator, Presiden Trump menjelaskan mengenai upaya pembuatan ventilator dinegaranya dan menyampaikan akan mengirim ke Indonesia apabila sudah siap. Kerjasama ini akan ditindaklanjuti oleh tim masing-masing negara.

Dalam pembicaraan itu, kedua pemimpin negara juga turut saling menyampaikan duka citanya kepada masing-masing warga negaranya yang menjadi korban meninggal akibat Covid-19.

Selain itu, Presiden Jokowi dan Presiden Trump juga sepakat untuk memperkuat kemitraan di bidang perdagangan dan ekonomi setelah masa pemulihan ekonomi pasca COVID-19.

“Indonesia adalah negara penting bagi Amerika Serikat. Kita harus tingkatkan terus kerja sama kedua negara,” ucap Presiden Trump.

Sebelum pembicaraan melalui telepon, Presiden Trump telah menulis surat ucapan duka cita atas meninggalnya Ibunda Presiden.

Red/Setpres

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

ERAINVESTIGASI

opini

EraChannel18

Advertisement

Trending