Connect with us

ERA JAWA

Ditinggalkan Istri Tercinta, Suami Nekad Gantung Diri

Published

on

Eranusantara.com – gambar ilustrasi gantung diri (Img/Red)

ERANUSANTARA.com, LUMAJANG, JATIM – Perihal di tinggalkan seorang perempuan yang amat di cintainya, seorang lelaki bernama Rudy Asworo (46) warga  Desa. Tempursari, Kecamatan Tempursari nekad melepaskan nyawanya dengan menggantung diri di salah satu atap rumah sang adik yang bernama Yunaningsih (35), pada kamis pagi (03/01/2019).

Perempuan yang amat dicintai Rudy diketahui telah meninggal dunia dalam beberapa bulan yang lalu. Menurut keterangan dari keluarga korban, Sebelum kejadian Rudy sempat mengeluh dan mempertanyakan soal keadaan dirinya yang seolah – olah tak mampu untuk menahan fikirannya yang selalu ingat pada pujaan hati yaitu istri tercintanya pada Saudara dan adek kandungannya Yunaningsih, bahkan semua saudara mengingatkan pada korban Rudy.

Baca Juga : Naik Pangkat, Kapolres Sijunjung Minta Jajaran Menjadi Stabilisator dan Dinamisator

“gak usah lah mengingat almarhum yang sudah gak ada kak ..!! percuma wong embak sudah meninggal, daripada nanti pean malah jatuh sakit,”ujarnya.

Dan menurut adik Rudy yang bernama Yunaningsih sebelum kejadian tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan akan terjadinya hal tersebut.

“di suruh makan tapi tidak mau makan dan tidak ada kata-kata ataupun pesan, apalagi gelagat yang nyleneh, waktu malam menjelang jam tidur bahkan korban disuruh untuk tidur dirumah depan, tapi korban tidak mau malah milih tidur dirumah belakang. Korban menolak dengan dalih  kalau mau kencing biar tidak terlalu jauh dari kamar mandi ,”imbuhnya.

Yunaningsih melihat Rudy Asworo terahir kali sekitar pukul11.00 wib, korban sedang minum air putih duduk sambil tersenyum seraya pegang makanan ringan, tanpa ada rasa curiga Yuningsih tidur kembali, pada pagi harinya ningseh dikejutkan setelah melihat kakaknya sedang keadaan posisi menggantung pada atap rumah dibelakang dan sudah tidak bernyawa lagi.

Baca Juga : Akhir 2018, Polres Solok Kota Paparkan Inovasi Dan Prestasi Jajaran

Pada akhirnya dengan kejadian tersebut Yunaningsih selaku adik dari korban merasa syok seakan tak percaya dengan apa yang terjadi pada kakaknya, sehingga bergegas untuk minta tolong kepada tetangga dan berlanjut memberitahuan kepada pihak yang berwajib.

IPTU. Agus Sugiharto S.H.selaku Kapolsek setempat mendengar laporan tersebut langsung bergegas bersama anggotanya menuju tempat kejadian perkara (TKP) guna penyelidikan, dan langsung membawa korban kepuskesmas setempat guna lakukan visem untuk mengetahui sebab kematian korban.

Selang beberapa waktu Kapolsek IPTU. Agus Sugiharto S.H mendapatkan kan keterangan dari Dokter tentang hasil visem  bahwa tidak ditemukan tanda-tanda penganiyaan, korban murni meninggal karena gantung diri karena depresi,” ujarnya.

Dan pihak keluarga segera membawa jenasah korban dari puskesmas Tempursari untuk dibawa pulang dan segera dimakamkan.


(Dn/Red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − four =

EraChannel18

Advertisement

ERAINVESTIGASI

opini

Advertisement
Advertisement