Connect with us

ERA NEWS

Miris! Grup SEX Tak Lazim di Medsos Diisi Ribuan Pelajar

Published

on

Eranusantara.com – grup penikmat anus atau gay di media social Facebook. (img/Ilustrasi/Red)

ERANUSANTARA.com, JABAR – Saat ini keresahan tengah melanda sebagian warga di Jawa Barat. Pasalnya, beberapa hari terakhir telah beredar informasi yang menyebutkan adanya grup penikmat anus atau gay di media social Facebook. Yang miris, kabarnya grup tersebut beranggotakan ribuan pelajar SMP dan SMA.

Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) di Kabupaten Tasikmalaya menemukan adanya grup gay di media sosial yang eksis di sana.

Menurut Ato Rinanto selaku Ketua KPAD Tasikmalaya, pihaknya menemukan beberapa temuan berkenaan grup-grup tersebut yang kontennya cukup vulgar.

Baca Juga : Kapal Speed Boat Milik Pemkab Anambas Tenggelam Diperairan Anambas

“Grup itu diduga kumpulan para gay,” ucap Ato yang dilansir dari Republika, Jumat (12/10/2018).

Ato menambahkan, KPAD telah menemukan dua grup Facebook yang di dalam percakapannya secara terang-terangan menawarkan hubungan sesama jenis. Nama grup itu pun secara jelas menyebutkan kata “Singaparna” dan “Ciawi”. Nama dua kawasan tersebut jelas merupakan daerah di Tasikmalaya.

Dalam profilnya, terlihat beberapa foto pria yang tengah bertelanjang dada. Anggota di grup Ciawi sendiri tampak sudah diikuti 217 orang. Sementara itu, untuk grup Singaparna terlihat sudah mencapai 1.208 orang.

“Atas dasar temuan itu kami melakukan komunikasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, kami juga melakukan komunikasi secara kelembagaan dengan Komisi IV DPRD yang membidangi ini dan kami akan mengambil langkah pencegahan,” imbuhnya.

Baca Juga : 12 unit BB Curanmor Dan 4 Tersangka, di Bekuk Jajaran Opsnal Reskrim Pessel

Harapan Ato, kepolisian dapat mengambil langkah untuk menanggulangi situasi ini. Oleh sebab itu, KPAD pun melakukan audiensi dengan Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Tasikmalaya.

Diungkapkan Ato, ada kemungkinan grup lainnya juga eksis, yang saat ini masih dalam penggalian. Kemungkinannya, grup tersebut dinamai berdasarkan kecamatan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

“Kemungkinan ada grup lain, namun saat ini sedang kami gali. Mudah-mudahan tidak ada, tapi kemungkinan ada,” sebutnya.

Wakil Kepala Polres Kabupaten Tasikmalaya Kompol Rikky Aries Setiawan pun menandaskan, polres saat ini sedang melakukan pendalaman atas adanya temuan itu. Saat dilakukan penelusuran atas grup yang dimaksud, terlihat anggotanya telah mencapai ribuan dalam grup itu.


(Redaksi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − 7 =

EraChannel18

Advertisement

ERAINVESTIGASI

opini

Advertisement
Advertisement