Connect with us

ERA NEWS

Tuntut Kebijakan Jokowi, Sejumlah Mahasiswa Demo di Gedung DPRD Pamekasan

Published

on

Eranusantara.com – Mahasiswa HMI menggelar aksi demonstrasi, pada, Selasa (18/09) dini hari. (Img/P/Jatim/Red)

ERANUSANTARA.com, Pamekasan, JATIM – Kericuhan terjadi di kantor DPRD Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur dini hari. Pasalnya kericuhan ini dipicu oleh sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang menuntut kebijakan Presiden Joko Widodo.

Mahasiswa HMI menggelar aksi demonstrasi, pada, Selasa (18/09) dini hari. Mereka menilai kebijakan-kebijakan dari kepemimpinan Presiden Jokowi-JK tidak pro terhadap rakyat dan mengancam keutuhan NKRI.

Baca Juga : Lembaga Kreativitas Rumah Sepanggung, Targetkan Edukasi Seni Budaya Untuk Anak Indonesia

Dari pantauan dilapangan, sejumlah mahasiswa sempat memaksa masuk ke dalam gedung DPRD Kab Pamekasan, Jawa Timur, bahkan sempat mengalami bentrok dengan pihak aparat kepolisian.

Seperti yang dikutip dari portalindonesia.co.id, melalui keterangan tertulis dari Koordinator lapangan, Maka dari itu kami meminta tuntutan kita disampaikan kepada Presiden Jokowi, diantara tuntutan kami Stabilkan perekonomian Indonesia, terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar, Tingginya Impor, dan Naiknya harga BBM.

“Selain itu kami Tegakkan supremasi hukum, Menggugat kebijakan terkait berkembangnya TKA di Indonesia dan Musholla,” lanjutnya.

Sementara itu, Ismail, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan berjanji bahwa tuntutan dari HMI Cabang Pamekasan akan segera disampaikan kepada Mentri Dalam Negeri (Mendagri).

Baca Juga : Setnov Diminta Bayar Uang Pengganti “Saya Nagih Utang Ke Teman Dulu”

“Kita berjanji akan segera sampaikan tuntutan dari teman-teman HMI ini kepada Mendegri,”pungkasnya.

Sekedar diketahui, aksi sempat memanas dan aksi saling dorong mendorong dengan pihak kepolisian tidak terhindarkan, lantaran mereka tidak terima dengan pernyataan salah satu dewan bahwa aksi terasebut ditunggangi oleh politik.


(Ponpon/Jatim/Red)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + 6 =

EraChannel18

Advertisement

ERAINVESTIGASI

opini

Advertisement
Advertisement