Connect with us

ERA 86

Densus 88 Mabes Polri, Ciduk Tersangka Teroris

Published

on

ERANUSANTARA, SEMARANG – Penggerebekan seorang teroris yang diduga termasuk kedalam anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAD) berhasil diamankan oleh Densus88 Antiteror Mabes Polri di kawasan Manyaran Kota Semarang, pada Sabtu (4/8).

Dalam penggeledahan di rumah tersangka yang digunakan sebagai usaha praktik bekam, kata Ahmad, dilakukan oleh pihak kepolisian reserse dan tim Inafis berpakaian preman dari Polrestabes Semarang.

Ketua RT 6 RW 5 Kelurahan Manyaran Kota Semarang, Ahmad Nurhadi membenarkan salah satu warganya bernama Angga Irawan (35) diciduk Densus 88 Antiteror .

“Iya benar, ditangkap di tengah jalan oleh Densus pada pukul 09.00 WIB, Sabtu kemarin, dan sore harinya pukul 15.30 WIB menggeledah rumahnya,” kata Ahmad Nurhadi.

Dalam penggeledahan barang bukti, tim kepolisian sempat mengalami penolakan dari pihak istri Angga, namun terjadi negosiasi. Nur Khasanah, istri terduga teroris Angga sebelumnya belum mendapat kabar akan penangkapan suaminya.

“Setengah empat langsung ke tempatnya, pak polisi gak berani ketok pintu, saya yang ketok, polisi menunjukan surat, bahwa mau ambil sesuatu. Istrinya keberatan,” katanya.

Sebagai Ketua RT, Ahmadi menjelaskan jika Angga sedang diperiksa oleh kepolisan, dan akan dilakukan penggeledahan barang bukti di rumah.

“Akhirnya polisi diperbolehkan, ada sekitar satu jam di dalam rumah, pertama ambil sebuah handphone lawas, lalu ke ruangan lainnya dibawa tiga buku tentang jihad, semua dibawa pakai kresek,” paparnya.

Usai pengeledahan, Nur Khasanah juga tak mau menandatangani bukti yang dibawa Polisi.

“Saya tegaskan jika tak mau tandatangan, maka saya sendiri sebagai kuasa wilayah akan tanda tangan dan itu sah, akhirnya dia mau tandatangani,” ujarnya.

Info sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Condro Kirono, membenarkan operasi penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 itu.

“Iya betul, di Tegal ditangkap dua terduga teroris, di Semarang satu terduga teroris,” kata Condro Kirono.

Dua terduga teroris yang ditangkap di Tegal, kata dia, merupakan anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAD). Meski demikian ia tak membeberkan lebih jauh mengenai kemungkinan keterlibatan para terduga teroris yang ditangkap itu dengaan kasus tertentu.


Editor : Joe Mirsal

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − five =

EraChannel18

Advertisement

ERAINVESTIGASI

opini

Advertisement
Advertisement