Connect with us

ERA SULAWESI

DPRD Kab. Bantaen Segera Bahas Ranperda Bantuan Hukum Bagi Warga Miskin

Published

on

Eranusantara.com, Sulsel – Program legislasi daerah (Prolegda) tahun 2020 sebanyak sebelas rancangan peraturan daerah (Ranperda) tidak lama lagi segera di bahas di DPRD Bantaeng.

Salah satunya adalah inisiatif DPRD Bantaeng, yakni rancangan peraturan daerah (Ranperda) bantuan hukum bagi warga miskin di Kabupaten Bantaeng Tahun 2020, Lembaga Bantuan hukum (LBH) Butta Toa Bantaeng selaku tim perumus menyerahkan Naskah Akademik (NA) Ranperda Bantuan Hukum bagi warga miskin. Draf Ranperda tersebut secara resmi diserahkan ke Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Bantaeng di Ruangan Sewan DPRD Bantaeng Jalan Andi Mannappiang, Lamalaka Bantaeng, pada Kamis, (25/6).

Rostia. SH, selaku kasubag produk hukum, dokumentasi dan publikasi, mewakili Sekwan DPRD Bantaeng saat menerima secara resmi penyerahan NA Ranperda bantuan hukum bagi warga miskin dari LBH. Butta toa Bantaeng mengatakan, bahwa setelah kami terima, selanjutnya kami akan serahkan ke Badan pembentukan peraturan daerah (BAPEMPERDA) DPRD Bantaeng untuk segera di Bahas.

“Semoga di cepat di bahas di BAPEMPERDA dan disahkan dalam rapat paripurna DPRD Bantaeng,” ucap Rostia. SH.

Akhmad Efendi. SH Direktur Litigasi LBH. Butta Toa Bantaeng di tempat yang sama juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Sekwan DPRD Bantaeng yang telah mempercayakan kepada kami untuk membuat Naskah akademik (NA) dan sekaligus Draf Ranperda Bantuan Hukum bagi warga miskin tahun 2020.

Saat penyerahan NA dan Draf Ranperda bantuan hukum bagi warga miskin tahun 2020 disaksikan langsung oleh Suardi syam. SH selaku Ketua Umum LBH. Butta Toa dan Yudha jaya salah satu anggota tim perumus NA tersebut.

Sebagai media online, ERANUSANTARA.com memberikan hak jawab dan hak koreksi kepada pihak yang merasa keberatan dengan informasi yang diterbitkan di media online ERANUSANTARA.com. Mekanisme pengajuan hak jawab dan hak koreksi mengacu pada ketentuan peraturan kode etik jurnalistik ERANUSANTARA.com dan UU No 40 Tahun 1999, tentang Pers.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − five =

ERA SULAWESI

Siago Merah Nyaris Ratakan Perumahan Bidan PKM Pasilambena

Published

on

Eranusantara.com, Sulsel – Kebakaran naas menimpa rumah Muh Salding (35) warga Desa Lembang Mate’ne Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan.

Musibah kebakaran terjadi sekira pukul 07.00, pada Minggu, (28/6) pagi. Saksi korban, Muh Salding yang dikonfirmasi wa pada Senin, (29/6) sore, mengutarakan, kejadian berlangsung saat dirinya sedang tertidur pulas di ruang tengah, sementara isterinya, sedang memasak di dapur. Ia mengaku baru terbangun, setelah api melalap bagian plafon dan atap rumah.

Melihat kejadian tersebut, Salding langsung bangun dan mencoba menerobos keluar rumah untuk menyelamatkan diri dengan menendang salah satu bahagian dinding kayu.

Namun belum lagi sempat menyelamatkan diri, kaca jendela keburu meledak dan menerpa wajah korban.

Akibat kejadian itu, korban sempat pingsan dan tak sadarkan diri. Ia baru sadar, setelah merasakan perih luka bakar pada bahagian belakang dan kedua lengannya. Dalam kondisi menderita luka bakar, korban mencoba merayap keluar rumah.

Sementara itu, puteranya yang pada saat kejadian, sedang berada di toilet, sudah lebih awal di selamatkan ke luar rumah bersama kakaknya, yang berada di belakang rumah.

Korban memperkirakan, api bersumber dari slang gas elpiji yang bocor dan menjadi pemicu awal kebakaran.

Berawal dari situ, api dengan cepat melalap seluruh isi rumah petak yang terdiri dari dua kopel tersebut hingga api merayap dengan cepat akibat banyaknya bahan-bahan yang mudah terbakar.

Saat kejadian, sebahagian warga sudah berangkat beraktivitas ke kantor dan kebun. Beruntung, beberapa tetangga dekat korban yang masih berada di rumah segera berhamburan ke tkp dan membantu proses pemadaman api dengan menggunakan slang air serta beberapa perlengkapan manual lainnya.

Tidak ada korban jiwa dalam insident kebakaran yang menghanguskan ex. bangunan pustu, Desa Lembang Mate’ne itu. Namun kerugian, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Andi Fadly/Biritta

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

ERAINVESTIGASI

opini

EraChannel18

Advertisement

Trending