Connect with us

ERA CHANNEL 18

Terbantu Manfaatkan Lahan Tidur, Ranah Minang Tak Lagi Alergi Akan Investasi

Published

on

aktifitas membuka jalan. Foto Istimewa
Tim RedaksiEditor : Wandre DP

Eranusantara.com, Solok – Persepsi atas sulitnya berinvestasi di Ranah Minang sudah tak ada lagi saat ini. Sebelumnya investasi di Ranah Minang dianggap terlalu rumit akibat banyaknya lahan yang dimiliki oleh kaum adat yang dalam pengurusannya harus melibatkan banyak orang.

Kemudahan berinvestasi ini dirasakan oleh salah satu perusahaan milik putra daerah Kab. Solok yang terkenal dengan daerah penghasil beras ternama ini. Beberapa tokoh adat di Nagari Siaro – Aro dan Nagari Taruang – Taruanh di Kec. IX Koto Sungai Lasi, Kab. Solok – Sumbar bahkan rela memberikan lahan mereka secara cuma – cuma demi menarik Investor masuk ke daerah mereka.

Perwakilan kaum Suku Dalimo, Marzul Indra, kaum Suku Melayu, Zairusman dan sekretaris Kerapatan Adat Nagari (KAN) Siaro – Aro, M. Adam Dt Sampono Ameh, senada menyatakan sikap untuk mendukung Investor datang ke Ranah Minang.

“Kami sangat mendukung investor datang ke daerah kami. Yang penting mereka bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan yang terjadi nanti,” Zairusman kepada Eranusantara.com, Senin, (22/6), siang di Nagari Taruang – Taruang, Kab. Solok.

Diwaktu yang bersamaan, Marzul Indra memastikan tak pernah ada masalah maupun komentar miring masyarakat terkait investasi di Nagari Taruang – Taruang.

“Saat ini ada PT. Arosuka Mandiri yang berinvestasi disini. Selama 4 bulan beraktifitas membuka jalan, tak satupun masyarakat yang mengganggu. Ini karna masyarakat nantinya akan terbantu dalam proses pemanfaatan lahan tidur mereka setelah terbukanya jalan ini. Selama ini kami tak miliki akses jalan untuk memanfaatkan lahan kami, nah drngan adanya investor dan bersedia membuka jalan, tentu nantinya kami dapat memanfaatkan lahan kami sebagai lahan pertanian nantinya,” jelas Indra kepada Eranusantara.com.

Diwaktu berbeda, Sekretaris KAN Nagari Siaro – Aro yang saat ini merangkap sebagai ketua sementara menegaskan bahwa masyarakat adat di Nagari Siaro – Aro sangat ramah akan investasi.

“Sebagian besar dari kaum adat disini malah memberikan lahan kami untuk digunakan sebagai akses jalan dengan cuma – cuma. Ini kami lakukan demi mendukung kemajuan daerah kami. Dengan adanya jalan, kedepannya anak cucu kami akan dapat memanfaatkan lahan yang selama ini tak tergarap karena tidak adanya akses jalan,” papar M. Adam Dt Sampono Ameh.

Tak hanya itu, pemerintah Nagari bahkan mengatakan bahwa hingga saat ini tak ada keluhan masyarakat terkait aktifitas pembukaan jalan yang ada di daerah tersebut. Wali Nagari Siaro – Aro, Deswandri yang didampingi Wali Jorong Taratak, Armen Putra, menegaskan bahwa hingga saat ini tak satupun menerima keluhan masyarakat terkait aktifitas pembukaan jalan yang dilakukan Investor di daerah mereka.

“Hingga saat ini belum satupun masuk lapuran maupun keluhan secara lisan dari masyarakat terkait kegiatan yang dilakukan investor disini,” tegas Walinagari kepada Eranusantara.

Tak berbeda jauh dengan Walinagari Siaro – Aro, Walinagari Taruang – Taruang melalui Kasi Kesranya, Yuhendri, juga sangat mendukung imvestasi demi terbukanya lapangan pekerjaan. Ia juga mengatakan tak ada keluhan, hanya saja masyarakat mempertanyakan kenapa pembukaan jalan tak dilakukan secara menyeluruh.

“Tak ada keluhan masyarakat Taruang – Taruang sejauh ini. Hanya saja beberapa masyarakat menanyakan kenapa pembukaan jalan tak dilakukan dari depan jalan raya, kanapa langsung ke atas,” ungkap Yuhendri.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama PT. Arosuka Mandiri, Deliswar, mengatakan bahwa itu sengaja ditinggal karena masih dalam tahap penyiapan desaint.

“Ooo itu, itu memang sengaja kita tinggalkan dulu, pembebasannya sudah selesai, namun saat ini kita sedang merancang desaint karena ini merupakan pintu masuk. Nantinya kita akan bangun gerbang dengan dihiasi lampu, pohon dan pendukung lainnya. Lebar jalan disitu nantinya sekitar 15 M. Karena itu, kita harus mempersiapkan desaint yang matang untuk gerbang masuk ini,” Deliswar menjelaskan.

Sebagai media online, ERANUSANTARA.com memberikan hak jawab dan hak koreksi kepada pihak yang merasa keberatan dengan informasi yang diterbitkan di media online ERANUSANTARA.com. Mekanisme pengajuan hak jawab dan hak koreksi mengacu pada ketentuan peraturan kode etik jurnalistik ERANUSANTARA.com dan UU No 40 Tahun 1999, tentang Pers.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × one =

News

Update Covid-19 di Kabupaten Solok, 243 Orang Jalani Tes Swab

Published

on

Eranusantara.com, Solok – Update data Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Solok, untuk data hari ini terjadi perobahan data dari hari sebelumnya, yakni ODP dari jumlah sebanyak 9 (sembilan) orang menjadi 7 (tujuh) orang, PDP dirawat dari sebelumnya sebanyak 1 (satu) orang menjadi 2 (dua) orang dan pasien positif bertambah dari semula sebanyak 6 (enam) orang menjadi 7 (tujuh) orang.

Kemudian pelaksanaan pemeriksaan swab terjadi kenaikan data dari hari sebelumnya, yakni dari sebanyak 228 orang menjadi 243 orang.

Keterangan PDP dirawat :

  1. Perempuan, umur 33 tahun alamat Muaro Pingai, dirawat di ruang isolasi RS. M. Djamil Padang dari tanggal 16 Mei 2020.
  2. Perempuan, umur 24 tahun alamat Nagari Muara Panas, dirawat di ruang isolasi RSUD M.Natsir dari tanggal 17 Mei 2020.

Keterangan Kasus Positif sampai sekarang total warga Kabupaten Solok yang positif sebanyak 7 (tujuh) orang dan telah terjadi penambahan sebanyak 1 (satu) orang dari jumlah semula sebanyak 6 (enam) orang, adapun rincian pasien Positif, adalah sebagai berikut :

  1. Perempuan, 49 tahun alamat nagari Bukit Kanduang Kecamatan X Koto Di Atas, riwayat perjalanan ke RSUD Padang Panjang tanggal 23 April 2020, yang bersangkutan diisolasi mandiri di rumah.
  2. Perempuan, 52 tahun, alamat Nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin. Kontak erat dengan pasien positif sebelumnya a/n. SF. Yang bersangkutan dirawat di ruang isolasi Semen Padang Hospital (SPH).
  3. Laki-laki, 77 tahun, alamat nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin, diisolasi di RS. M. Djamil Padang dari tanggal 17 April 2020, Yang bersangkutan meninggal dunia tanggal 21 April 2020 dan dikebumikan di Padang.
  4. Laki-laki, umur 69 tahun alamat Nagari Koto Baru, meninggal dunia di RSUD Arosuka, tanggal 14 Mei 2020.

“Belum ada tambahan dan kita berharap mudah-mudahan tidak akan ada lagi tambahan terhadap pasien yang Positif di Kabupaten Solok, Aamin Ya Rabbal Alamin,” kata Juru Bicara (Jubir) Penanganan virus corona (Covid-19) Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Rabu (20/5)

Pasien Positif yang meninggal dunia :

  1. Laki-laki, 77 tahun, alamat nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin, diisolasi di RS. M. Djamil Padang dari tanggal 17 April 2020, yang bersangkutan meninggal dunia tanggal 21 April 2020 dan dikebumikan di Padang.
  2. Laki-laki, umur 69 tahun alamat Nagari Koto Baru, meninggal dunia di RSUD Arosuka, tanggal 14 Mei 2020.

Pasien Positif yang sudah sembuh :

  1. Perempuan, 35 tahun alamat nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin, kontak erat dengan pasien positif a/n. SF (anak red) dinyatakan sembuh tanggal 10 Mei 2020 setelah 2 (dua) kali pemeriksaan swab hasil negatif.
  2. Laki-laki, 41 tahun alamat nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin, Kontak erat dengan pasien positif a/n. SF (menantu red) dinyatakan sembuh tanggal 10 Mei 2020 setelah 2 (dua) kali pemeriksaan swab hasil negatif.
  3. Laki-laki, 3 (tiga) tahun alamat Nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin. Kontak erat dengan pasien positif a/n. SF (cucu red) dinyatakan sembuh tanggal 10 Mei 2020 setelah 2 (dua) kali pemeriksaan swab hasil negatif.

Pemeriksaan yang telah dilakukan, rapid test 52 orang, swab test 243 orang.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

ERAINVESTIGASI

opini

EraChannel18

Advertisement

Trending