Connect with us

ERA NEWS

Giat Gabungan SatpolPP dan Polres Solok Kota, Cafe Milik PNS Pemko Sawahlunto Masih Buka

Published

on

Eranusantara.com, Solok – Dalam  rangka mengantisipasi  dan meminimalisir  dampak Corona Virus Disease (Covid-19), SatpolPP Kota Solok tertipkan tempat-tempat yang mengundang keramaian di Kota solok, pada Senin (30/3), malam.

Kepada eranusantara.com, Kasatpol PP Kota Solok, Drs. Ori Affilo mengatakan, giat Satpol PP Kota Solok kali ini menyusuri tempat hiburan dan kerumunan masa. Giat ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Walikota Solok Nomor :332/191/POL-PP-DAMKAR-2020. Tentang penutupan sementara kegiatan operasional tempat hiburan dalam upaya kewaspadaan terhadap penularan Inveksi Corona Virus Desesase (Covid 19).

Namun sangat disayangkan, dalam giat yang dipimpin langsung oleh Kasatpol PP dan Damkar Kota Solok, Drs. Ori Affilo, yang didampingi oleh Kabid Trantib, Kasat Sabhara, dan Satuan Reserse Polres Solok tersebut masih didapati 1 tempat hiburan yang masih beroperasi serta tidak mengindahkan instruksi walikota Solok. Selain kafe, pada kegiatan yang dilaksanakan malam itu, Satpol PP Kota  Solok juga membubarkan tempat jualan tuak dan warung tempat permainan domino di Klurahan Simpang rumbio dan Aro.

“Terjadi perlawanan dari pemilik kafe yang berlokasi diperbatasan Pandan Ujung, namun petugas tetap mengharuskan tutup, petugas menegaskan akan menyegel tempat hiburan capcipcup ini kalau masih dibuka. Padahal pemilik tempat hiburan tersebut adalah Kasi Operasional  di Kota Sawahlunto, yang seharusnya mendukung gerakan mencegah corona, ” ungkap Ori.

Wandre DP

1 Comment

1 Comment

  1. generasi muda Sumatera Barat

    April 12, 2020 at 5:07 pm

    Pemberitaan ini sangat tidak objektif,,, liat aja katanya dalam operasi tersebut dipimpin langsung kasatpolPP kota Solok ori Afilo.. Dalam kenyataannya tidak ada ori Afilo mendatangi kami sebagai pemilik.
    Sebenarnya C3 sebagai sarana hiburan keluarga saat itu buka sebagai tempat minum juice, dan sengaja buka karena tempat lain seperti restoran dan pasar raya area parkir sangat padat pengunjung tidak tersentuh oleh Polpp.
    Ini adalah tindakan protes kami terhadap tindakan yang tidak adil.
    Karena inti utama tugas malam tersebut SatpolPp adalah tindakan antisipasi penyebaran COVID 19.
    Pemda kota Solok yang membawahi OPD Dinas SatpolPp dan Damkar dan Dinas Perizinan atau DPMPTSP terkesan dihubungi dengan laporan laporan yamg tidak objektif.
    Keteledoran dalam tindakan oleh SatpolPp terhadap pengusaha yang tidak sesuai SOP tak pernah ditegur.
    Dan Keteledoran Dinas Polpp damkar dan Dinas perizinan yang tidak mengindahkan seruan ombudsman RI juga tak.pernah di gubris.
    Memang selama ini pembusukan bisnis Karaoke Keluarga seperti sengaja di perbuat oleh kedua OPD tersebut.
    Ini adalah ketidak adilan, sampai kapanpun tak boleh terjadi di bumi Indonesia yang berdemokrasi Pancasila.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 1 =

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

EraChannel18

ERAINVESTIGASI

opini

Advertisement