Connect with us

ERA HUKUM & KRIMINAL

Polsek Ranah Batahan Amankan 5 Terduga Penyalahgunaan Narkoba

Published

on

Eranusantara.com, Pasbar – Jajaran Polsek Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, menangkap lima pelaku dan satu saksi dugaan penyalahgunaan Narkoba jenis ganja dan sabu dibeberapa lokasi wilayah hukum Polsek Ranah Batahan, pada Senin, (23/3).

“Kami menangkap lima orang, AT, SS, RT, MI dan AR di tiga lokasi yang berbeda,” ungkap Kapolres Pasaman Barat, AKBP Fery Herlambang, melalui Kapolsek Ranah Batahan, IPTU Keling Dapit.

Ia menjalaskan, terduga AT, SS dan RT, diamankan dikedai tuak milik AT, di Jorong Karang Rejo, Nagari Desa Batu, Kecamatan Ranah Batahan, pada Senin sekira pukul 00.30 WIB.

“Terduga AT, SS dan RT kami tangkap berdasarkan informasi yang didapat Kanit Reskrim Polsek Ranah Batahan, AIPDA. Mariono,” ujarnya.

Di TKP pertama, berhasil diamankan barang bukti berupa, satu paket kecil ganja kering.

Selain itu, terduga MI dan Al, di tangkap di rumahnya di Desa Batu Condet, Kecamatan Batahan, Kabupaten Madina, sekira pukul 06.30 WIB. Namun Al, hanya ditetapkan sebagai saksi karena tidak cukup bukti.

Terduga diamankan bersama barang bukti berupa satu paket sedang diduga sabu, tiga paket kecil diduga sabu, satu paket kecil diduga ganja kering, uang Rp.6.190.000.(Enam Juta Seratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah) dan beberapa telpon genggam.

“Penangkapan tersebut hasil dari pengembangan kasus dari hasil penangkapan pertama dan Kordinasi Kapolsek Batahan, Polres Madina AKP Supariono dan Kepala Desa Batu Condet,” jelasnya

Sedangkan, terduga AR, ditangkap di Jorong Mulyorejo, Nagari Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan, sekira pukul 07.30 WIB dan berhasil diamankan barang bukti dua paket kecil ganja kering.

Selanjutnya, semua tersangka dan barang bukti, sedang dalam proses pemeriksaan unit reskrim Polsek Ranah Batahan.

Sementara itu, karena ada satu TKP yang berada di wilayah Hukum Polsek Batahan, Polres Madina, maka berkas perkara tersangka atas nama MI akan dilimpahkan ke Polsek Batahan, Polres Madina, Polda Sumatra Utara.

Iyan

Sebagai media online, ERANUSANTARA.com memberikan hak jawab dan hak koreksi kepada pihak yang merasa keberatan dengan informasi yang diterbitkan di media online ERANUSANTARA.com. Mekanisme pengajuan hak jawab dan hak koreksi mengacu pada ketentuan peraturan kode etik jurnalistik ERANUSANTARA.com dan UU No 40 Tahun 1999, tentang Pers.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 5 =

ERA HUKUM & KRIMINAL

Kendarai Mobil Curian, Anggota Polres Sawahlunto Dihajar Massa

Published

on

Eranusantara.com, Solok – Anggota Polres Sawahlunto, Polda Sumbar, dihajar massa usai diteriaki maling oleh beberapa masyarakat. Kejadian berawal saat Hendri Yonanda, korban pencurian melihat mobil minibus miliknya melintas saat ia hendak berangkat menuju Polsek Kubung.

Sebelumnya, Jumat, (29/5) pagi, Hendri mendapati mobil minibus miliknya tidak ada lagi saat hendak sholat subuh sekitar pukul 4:30 wib. Mendapati mobil tidak ada lagi dihalaman rumahnya, Hendri langsung melapor ke Polsek Kubung, dan langsung didatangi oleh anggota Polsek kubung sekitar pukul 6:00 wib.

“Saya hendak sholat subuh tadi pagi, namun waktu membuka jendela, saya dan mertua mendapati mobil sudah tak ada lagi dihalaman rumah. Kemudian saya langsung melapor ke Polsek Kubung dan anggota Polsek Kubung langsung mendatangi rumah saya sekitar pukul 6:00 wib,” ungkapnya kepada Eranusantara.com, Jumat sore di Mapolsek Kubung.

Usai melapor Jumat pagi, siangnya sekitar pukul 12:00 wib, Hendri mendapat telpon dari petugas Polsek Kubung untuk datang ke Mapolsek. Dalam perjalanan, Hendri melihat mobil miliknya melintas didepannya, namun sudah dengan plat no berbeda. Hendri langsung meneriaki maling sembari mengejar mobil miliknya yang lari menuju arah Kota Solok.

Dibantu warga, akhirnya pelaku yang diketahui anggota Shabara Polres Sawahlunto, diamankan di jalan lingkar Kota Solok. Pelaku NF (40) berpangkat Briptu beserta rekannya sempat menjadi korban amukan massa sebelum petugas datang di TKP.

Saat hal ini dikonfirmasikan, Kasat Shabara Polres Sawahlunto, AKP Riswan Lukfi, membenarkan bahwa NF benar anggotanya.

“Iya benar yang bersangkutan memang anggota saya, untuk komentar lebih lanjut silahkan dengan Kapolres saja,” ungkap Riswan kepada Eranusantara.com, via selularnya Jumat, malam.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polsek Kubung. Saat ini kedua pelaku masih diamankan di Mapolsek Kubung.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook

ERAINVESTIGASI

opini

EraChannel18

Advertisement

Trending