Connect with us

ERA NEWS

Lubang Tambang Mengancam, Pemprov Sumbar Dianggap Abaikan Keselamatan Warga

Published

on

Eranusantara.com, Kota Sawahlunto – Warga Desa Sikalang, Kota Sawahlunto, Sumbar, yang tinggal diatas lobang tambang batubara terancam. Sebanyak 70 KK masyarakat sekitar terancam bencana, pasalnya lobang tambang yang berada dibawah pemukiman penduduk ini terancam amblas.

Walhi Sumbar melalui siaran pers no 046/ED-WSB/VII/2019, menyatakan bahwa Pemprof Sumbar terkesan lalai atas kegiatan penambngan batu bara yang ada di Kota Arang ini.

Menurut Walhi Sumbar, tambang batubara milik CV. Tahiti Coal ini sudah beroperasi diluar IUP yang mereka punya.

“Berdasarkan overley Peta IUP dengan titik koordinat yang diambil langsung dilokasi aktivitas penambangan oleh Walhi Sumatera Barat, pada titik kordinat 000 37’40.8” LS dan 100045’33.6” BT ‘diduga IUP CV. TAHITI COAL beraktivitas diluar IUP yang mereka miliki. Ini jelas melanggar peraturan UU No.4 Tahun 2019 tentang mineral dan batubara dengan ancaman pidana dan pencabutan izin usaha pertambangan,” ungkap Walhi Sumbar.

Walhi sendiri mengatakan bahwa hal ini sudah disampaikan kepada Kementrian Lingkungan Hidup dan Kementrian ESDM, namun belum ada langkah kongkrit yang dilakukan Pemprov Sumbar maupun Pemko Sawahlunto.

“Walhi Sumatera Barat telah melaporkan persoalan tersebut pada kementrian Lingkungan Hidup dan Kementrian ESDM, berdasarkan surat tersebut, kementrian merespon dengan meminta Pemprov untuk mengevaluasi IUP PT. Tahiti Coal, namun sampai saat ini belum ada langkah konkrit Pemprov Sumatera Barat,” jelas Walhi Sumbar.

Atas kejadian ini, Walhi Sumbar meminta pemerintah untuk segera menutup tambang milik CV. Tahiti Coal dan segera melakukan reklamasi untuk menghindari bencana dan menghilangkan keresahan ditengah masyarakat.

(Wandre DP)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

opini

Advertisement

EraChannel18

Advertisement
Advertisement

ERAINVESTIGASI