Connect with us

ERA MALUKU & PAPUA

PT. JASA RAHARJA (Persero) Bersama GNPK-RI Hadir dan Menjadi Berkat Untuk Indonesia

Published

on

Eranusantara.com, Papua – Pemateri PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Papua-Papua Barat maupun GNPK-RI bersama-sama secara singkat menegaskan bahwa kedua lembaga ini harus hadir memberikan kontribusi bagi rakyat Indonesia dan menjadi berkat untuk Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh kedua pemateri dalam acara sosialisasi di Aula SD. INPRES VIM 2 Kotaraja beberapa waktu lalu.

Tampil sebagai pemateri pertama, Kepala Cabang PT. Jasa Raharja (Persero) Papua-Papua Barat, Marganti Sitinjak, SH mengisahkan sejarah berdirinya perusahan BUMN ini. Berdasarkan PP No. 8 Tahun 1965, maka terhitung 1 Januari 1965 dibentuk sebuah badan hukum dengan nama Perusahan Negara Asuransi Kerugian (PNAK) Djasa Raharja. Dengan tugas mengelola pelaksanaan UU No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungjawaban Wajib Kecelakaan Penumpang yang menyantuni korban kecelakaan penumpang darat, laut dan udar dan UU No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas akibat tabrakan kendaraan bermotor dan kereta api.

Untuk menangani tugasnya yang makin berat, pada tahun 1970, PNAK Jasa Raharja dirubah statusnya menjadi Perusahan Umum (Perum) Jasa Raharja. Perubahan status tersebut dituangkan dalam SK Menkeu RI No. Kep. 750/KMK/IV/II/1970 tanggal 18 November 1970 yang merupakan tindaklanjut dikeluarkannya UU. No. 9 Tahun 1969 tentang Bentuk-Bentuk Badan Usaha Milik Negara.

Pada tahun 1978, berdasarkan PP. No. 34 Tahun 1978 dan melalui SK Menkeu RI No. 523/KMK/013/1979, perusahan ini diberi tugas baru menerbitkan Surat Jaminan dalam bentuk Surety Bond dan usaha Asuransi Aneka.

Dengan berkembangnya waktu maka pada tahun 1980 berdasarkan PP No. 39 Tahun 1980, status Jasa Raharja diubah lagi menjadi Perusahan Perseroan (Persero) dengan nama PT. (Persero) Asuransi Kerugian Jasa Raharja dan dikukuhkan dengan Akta Notaris Imas Fatimah, SH No. 49 Tahun 1981 tanggal 28 Februari 1981 dan telah beberapa kali diubah.

Pada tahun 1994, sejalan dengan diterbitkannya UU No. 2 Tahun 1992 tentang Perasuransian, maka terhitung 1 Januari 1994 perusahan ini melepaskan Usaha Non wajib dan surety bond dan kembali menjalankan program sosial, yaitu sebagai pengelola UU No. 33 dan 34 Tahun 1964.

Dengan kembali menjalankan tugas pokoknya maka perusahan ini tampil lebih  fokus, profesional dan berkembang dengan 1 Kantor Pusat, 29 Kantor Cabang, 63 Kantor Perwakilan, 68 Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) dan 1285 Kantor Pelayanan Bersama Samsat yang tersebar di seluruh pelosok negeri.

Kini PT. Jasa Raharja (Persero) hadir sebagai perusahan profesional dengan menerapkan sistim pencapaian yang clean and Clear. Perusahan hadir dengan pelayanan yang prima, yang cepat dan tepat. Dan tampil sebagai perusahaan yang kompetitif dengan mengembangkan budaya kerja yang Tanggap, Tangkas dan Tangguh.

Marganti berharap agar budaya ini meresap dalam perilaku dan tindakan dalam bekerja. Sehingga seluruh insan Jasa Raharja selalu bekerja keras dengan bahasadan sikap yang baik dan didukung dengan prinsip-prinsip pelayanan Proaktif, Ramah, Ikhlas, Mudah dan Empati (PRIME). Dengan pelayanan prima yang cepat dan tepat sasaran, maka PT. Jasa Raharja (Persero) bisa menjadi “ Berkat “ untuk Indonesia.

Sementara itu, pemateri kedua dari Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia disingkan GNPK-RI, yaitu Petrus Kadun, SS menjelaskan GNPK-RI merupakan salah satu anak kandung reformasi Indonesia. Dia lahir pada tanggal 9 Desember 2014 di Jakarta sebagai jawaban atas TAP MPR No. XI Tahun 1998 tentang Penyelenggara Negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yunto pasal 8 dan 9 Undang-Undang RI No.28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme yunto pasal 41 Undang-Undang No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yunto Undang-Undang RI No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang pelaksanaannya diatur oleh Peraturan Pemerintah RI No. 68 Tahun 1999 tentang Tata Cara Pelaksanaan peran serta masyarakat dalam penyelenggara negara yunto Peraturan Pemerintah RI No.71 Tahun 2000 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yunto Peraturan Pemerintah RI No.61 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Sementara itu, menanggapi berbagai pertanyaan perserta sosialisasi yang berasal dari calon anggota dan pengurus GNPK-RI Provinsi Papua, Kacab PT. Jasa Raharja (Persero) Papua-Papua Barat, Marganti Sitinjak, SH mengatakan bahwa sejalan dengan kebijakn perusahan, maka setiap klaim kecelakaan ditanggapi dengan prima (cepat dan tepat). Jika persyarakat klaim terpenuhi maka dengan sangat cepat uang jaminan diserahkan kepada korban atau ahli waris korban kecelakaan.

GNPK-RI berstatus sebagai Organisasi Masyarakat (Ormas). GNPK-RI merupakan wadah berkumpul bagi warga negara yang ikut terlibat dalam gerakan bersama mengupayakan pencegahan dan pemberantasan korupsi lewat edukasi dan pencerahan bagi pemerintah, lemabaga sosial masyarakat dan lembaga pendidikan.

Untuk itu maka diharapkan setiap pengurus dan anggota GNPK-RI memusatkan energi pada upaya edukasi dan pencerahan. GNPK-RI lebih memusatkan kegiatannya pada upaya pencegahan korupsi. Namun tidak menutup kemungkinan pada upaya pemberantasan korupsi. Setiap anggota GNPK-RI harus tampil sebagai penggerak yang mampu menggerakan seluruh rakyat untuk terlibat bersama dalam upaya pemberantasan Korupsi.

Dengan demikian diharapkan aktivis GNPK-RI harus tampil sebagai motivator yang menggerakan seluruh komponen rakyat untuk terlibat. Disini aktivis antikorupsi dan lembaganya harus tampil bukan sebagai ancaman tetapi sebagai “penyelemat” atau dengan kata lain menjadi “ berkat “ untuk rakyat.

Acara sosialisasi diakhiri dengan penyerahan door prize berupa helem, jam dinding, payung dan foto bersama.

(pet kadun)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

opini

Advertisement

EraChannel18

Advertisement
Advertisement

ERAINVESTIGASI