Connect with us

ERA LOKAL

Laporan Kegiatan Tak Kunjung Ditandatangani, SPJ Nagari Terancam Bermasalah

Published

on

ERANUSANTARA.COM, TANAH DATAR – Terkait pelaksanaan kegiatan insfrastruktur tahun 2018 yang ada di Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar yang seharusnya dilaksanakan oleh PTPKN ( Petugas Teknis Pelaksana Kegiatan Nagari ) Afrizal, ternyata tidak di tanda tangani berita acara kegiatan tersebut oleh Afrizal. Bahkan SPP ( Surat Permohonan Pencairan ) dana kegiatan tersebut langsung diajukan oleh Walinagari Pasie Laweh, Mukhtar Kiman ke bendahara.

Saat hal ini dikonfirmasi langsung kepada Afrizal, selaku ketua PTPKN dan kaur pembangunan nagari ia menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Walinagari sangat menyalahi prosedur administrasi nagari.

“Dalam hal ini, saya tidak dilibatkan sama sekali, pak. Selaku ketua PTPKN dan Kaur Pembangunan, seharusnya segala kegiatan pembangunan nagari melalui saya. Namun nyatanya kegiatan insfratruktur tahun 2018 sebanyak enam item, saya tidak mengetahuinya sama sekali. Enam item ini total pagudananya sekitar Rp 385.000.000. Termasuk pencairan SPP, pak Wali langsung berkoordinasi dengan bendahara. Hal ini sudah saya sampaikan kepada Camat Sungai Tarab. Saya siap bersaksi apabila permasalahan ini sampai ke ranah hukum,” jelas Afrizal kepada Eranusanta.com, (20/6) lalu.

Lebih lanjut lagi, saat ditanya tentang pencairan dana SPJ, Afrizal cuma angkat bahu.

“Coba ditanyakan langsung ke pak Walinagari, sebab laporan kegiatan saja tidak saya tanda tangani, bagaimana SPJ bisa cair, tentu pak wali lebih tau,” pungkas Afrizal.

Namun hal berbeda di ungkapkan oleh Mukhtar Kiman, selaku walinagari.

“Saya sudah wanti wanti dari awal agar Afrizal berkoordinasi dengan anggotanya. Karena pekerjaan ini sudah terlambat, akhirnya tim teknis yang belanja bahan. Dan dia tau kok, Apalagi TPK juga ikut. Artinya dari awal sudah ada bentuk kerjasama dengan PTPKN, tetapi entah kenapa setelah pekerjaan selesai dia tidak mau menandatangani laporan kegiatan tersebut,” jelas Mukhtar saat temui di kantornya.

“Kita sudah melakukan pembinaan dan memberikan masukan kepada Walinagari Pasie Laweh terkait dengan apa yang terjadi saat ini di nagari tersebut. Namun semua keputusan ada di Bupati, karena yang berhak mengangkat dan memberhentikannya adalah Bupati,” ungkap salah satu staf Kasi kecamatan mewakili Camat Sungai Tarab.

(Dwi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

opini

Advertisement

EraChannel18

Advertisement
Advertisement

ERAINVESTIGASI