Connect with us

ERA MALUKU & PAPUA

11.000 Nelayan Papua Telah Mendapat Kartu Nelayan

Published

on

Eranusantara.com, Papua – Saat disambangi Eranusantara.com, di ruang kerjanya beberapa hari lalu, Kepala Dinas Kelautan dan Prikanan Provinsi Papua, Drs. Fransiscus X. Mote, M. Si mengatakan bahwa Kartu Nelayan diperuntukan bagi Nelayan Tangkap, Nelayan Budidaya, Olahan dan Penjual/Pemasar. Per 30 April 2019 Data Dinas Perikanan Provinsi Papua menunjukkan ada sekitar 11.000 Nelayan telah mendapatkan Kartu Nelayan.

Sedangkan yang dikategorikan nelayan ada tiga yaitu nelayan tetap, nelayan sambilan penuh dan nelayan sambilan. Jumlah nelayan dalam tiga kategori itu di 13 Kabupaten Papua mencapai 9422 nelayan.

Menurut FX. Mote, masyarakat yang memegang Kartu Nelaya wajib membayar iuran Rp. 175.000/tahun. Dengan rutin membayar Iuran tahunan, maka orang yang memegang Kartu Nelayan berhak atas beberapa manfaat: 1). Jaminan Protekasi dari asuransi jiwa Jasindo. 2). Dapat membeli BBM bersubsidi di SPBN yang tersedia. 3). Nelayan juga dapat mengurus Kartu Kusuka agar anaknya bisa mendapatkan bantuan pendidikan sampai Perguruan Tinggi. 4). Mengurus Sertifikat Tanah secara gratis. Dan 5). Mendapatkan bantuan pemerintah daerah secara gratis pula. Untuk itu, dia meminta masyarakat yang berhak mendapatkan Kartu Nelayan dan Kartu Kusuka agar segera mengurusnya.

Pemerintah lewat Kementrian Kelautan dan Perikanan berusaha secara terus menerus agar nelayan Indonesia bisa sejahtera. Hal ini menunjukkan bahwa pekerjaan sebagai nelayan merupakan profesi yang menjanjikan masa depan yang baik. Oleh karena itu nelayan tidak harus merasa minder tetapi harus bangga karena lewat merekalah rakyat Indonesia mendapatkan asupan gizi. Pemerintah ingin mendukung masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dan memastikan bahwa menjadi nelayan adalah pekerjaan yang mulia dan menjanjikan masa depan.

Kartu Nelayan dan Kartu Kusuka membuktikan bahwa pemerintah serius mengurus rakyatnya. Pemberintah sadar betul bahwa Indonesia adalah negara maritim yang memiliki lautan yang terbentang luas dengan potensi yang besar, tempat sebagian besar masyarakatnya mengantungkan masa depan hidupnya. Selain itu, bidang kelautan dan perikanan menjanjikan keuntangan financial yang cukup besar bagi negara.

Pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakatnya yang menggantungkan diri sebagai nelayan mendapatkan manfaat yang maksimal, sehingga terus melaut dan melaut. Dengan jaminan akan masa depan di laut, para nelayan akan semangat bekerja. Dengan semangat melaut nelayan sejahtera, negara makmur.

Selain itu, agar nelayan terus melaut pemerintah menyediakan program bagi penyediaan alat tangkap berupa perahu, kapal motor, jaring, pancing, cool box, keramba, pakan ikan dan kebutuhan nelayan lainnya disediakan dalam jumlah yang cukup. Pemerintah juga menyiakan BBM bersubsi lewat SPBN di seluruh Indonesia untuk membantu nelayan terus melaut.

Jika dahulu nelayan Indonesia mendapatkan tangkapan ikan yang sedikit karena maraknya pencurian ikan oleh kapal-kapal asing, maka sekarang nelayan kita boleh leluasa mencari dan mendapatkan tangkapan ikan yang banyak karena pemerintah mengawasi laut Indonesia secara ketat. Kebijakan Mentri Kelautan dan Perikan dengan menenggelamkan kapal-kapal pencuri ikan akan menjadi efek jerah.

Selain itu kebijakan menenggelamkan kapal pencuri ikan telah menyelamatkan kekayaan laut Indoesia yang telah dirampok berton-ton oleh para pencuri ikan. Pemerintah mengumumkan bahwa pendapatan negara lewat sektor kelautan dan perikanan terus mengalami peningkat setiap tahunnya. Ini berita gembira untuk nelayan dan rakyat Indonesia.

Pemerintah juga terus mengkampanyekan gerakan untuk makan ikan. Bahwa makan ikan itu baik untuk meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat. Kampanye: “ Ayo, mari kita makan ikan” sangat efektif untuk meningkatkan keinginan masyarakat mengkonsumsi ikan. Dengan banyaknya masyarakat mengkonsumsi ikan, nelayan sejahtera dan negara makmur.

Dengan adanya perhatian pemerintah yang cukup besar pada sektor kelautan dan perikanan, pemerintah ingin membangun ekonomi bangsa yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal ini ditegakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua. “ Saya dan jajaran saya baik di Provinsi maupun Kabupaten dan Kota terus memastikan lewat program-program yang bagus bagi nelayan kita agar mereka tidak banyak mengalami kesulitan selama melaut. “ ujar FX. Mote mengakhiri wawancaranya dengan Eranusantara.com.

(Pet Kadun)

opini

Advertisement

EraChannel18

Advertisement
Advertisement

ERAINVESTIGASI