Connect with us

ERA SULAWESI

Seruan People Power, Ketua NU: Itu Kepentingan Sesaat, Tidak Perlu Kita Ikut-Ikutan

Published

on

Eranusantara.com – Tokoh agama, Ibrahim T. Sore selaku Ketua Nahdathul Ulama (NU) Kota Gorontalo
Ibrahim meminta masyarakat untuk mengabaikan seruan bernada provokasi terutama ajakan people power

Eranusantara.com, Gorontalo – Isu people power yang hangat di masyarakat, di respon cepat oleh sejumlah tokoh masyarakat dan para ulama di Gorontalo. Salah satu tokoh agama, Ibrahim T. Sore selaku Ketua Nahdathul Ulama (NU) Kota Gorontalo angkat bicara terkait ajakan ‘people power’ yang kini meresahkan masyrakat. Dirinya menolak seruan tersebut dan mangajak masyarakat untuk bersyukur.

“Saya Ketua NU Kota Gorontalo mengajak masyarakat untuk bersyukur dan berterima kasih kepada penyelenggara pemilu yaitu KPU dan Bawaslu yang telah menyelenggarakan tahapan pemilu dengan jujur, adil dan sukses,” kata Ibrahim S. Tore.

Ibrahim meminta masyarakat untuk mengabaikan seruan bernada provokasi terutama ajakan people power, karena keutuhan NKRI adalah yang utama.

“Jika ada ajakan-ajakan yang memprovokasi, saya mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga diri, menahan diri, menahan emosi serta menolak segala gerakan-gerakan yang inkonstitusional, yang berkenaan dengan melawan hukum atau berkenaan dengan menggerakkan massa atau people power,” tegas Ibrahim.

Lanjut, Ketua NU Gorontalo itu mengatakan hal-hal yang berhubungan dengan Pemilu 2019, baik Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) sudah berjalan dengan jujur, adil, transparan dan demokratis tanpa adanya kecurangan. Sehingganya, Ibrahim mengajak untuk bersama – sama menunggu pengumuman resmi dari KPU pada 22 Mei 2019.

“Pileg dan pilpres telah usai dan berjalan dengan jujur, adil tanpa ada kecurangan. Jadi tidak perlu ada pengerahan massa (people power) yang justru akan menimbulkan hal yang lebih parah lagi dan bahkan hanya menimbulkan kerugian bagi kita semua,” bebernya.

Tidak hanya itu, Ibrahim pun mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dengan ajakan ‘people power’, karena menurutnya itu hanya gerakan kepentingan sesaat para kelompok dan golongan yang tidak bertanggungjawab terhadap masyarakat dan umatnya.

“people power itu gerakan kepentingan sesaat kelompok dan golongan yang tidak bertanggung jawab. Jadi tidak perlu kita ikut-ikutan,” pungkas Ibrahim.

Bucok_Redaksi

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

opini

Advertisement

EraChannel18

Advertisement
Advertisement

ERAINVESTIGASI