Connect with us

ERA CITIZEN CERDAS

Mengecam Politisasi Isu Kematian Petugas KPPS, Yang Dinilai Untuk Menjatuhkan Kredibilitas

Published

on

Eranusantara.com – Azmi. Hidzaqi LAKSI
EraCitizenCerdas merupakan rubrik khusus untuk memuat segala kritikan, pandangan dari pada masyakat umum untuk menyampaikan segala aspirasi mereka.

Eranusantara.com, CitizenCerdas – Tuduhan miring yang di alamatkan kepada KPU soal kematian petugas KPPS, oleh dokter Ani Hasibuan merupakan sebuah ujaran kebencian, seharusnya dokter Ani Hasibuan tidak gegabah dengan menyatakan di berbagai media bahwa akibat dari kematian petugas KPPS adanya sebuah racun dan konspirasi jahat yang dilakukan oknum-oknum tertentu, permintaan untuk di lakukan audit forensik, kepada petugas KPPS yang telah meninggal merupakan pernyataan yang tendensius bernada miring, tidak murni untuk kemanusiaan, dokter Ani Hasibuan menyatakan bahwa kematian petugas KPPS adalah kejahatan kemanusiaan, yang harus di usut tuntas dan menjadi bukti bahwa KPU telah gagal dalam penyelenggaraan pemilu, jahat benar tuduhan yang dilontarkan oleh dokter Ani Hasibuan yang menuduh kematian petugas KPPS adalah bukti kegagalan KPU.

Tuduhan dokter yang katanya tidak ada kepentingan politik jelas merupakan kebohongan publik, selain itu ternyata dokter Ani Hasibuan tidak mendapatkan data dan fakta jenis racun yang ada di kertas suara, jelas ini merupakan penyebaran berita bohong, serta ujaran kebencian, politisasi isu kematian petugas KPPS. Dokter Ani Hasibuan hanya mencari-cari alasan untuk untuk menggiring opini menjatuhkan KPU. Publik menuntut harus di stop menebar kebohongan dan kegaduhan dari dokter Ani Hasibuan.

Kami mengecam pernyataan dokter Ani Hasibuan yang hanya mencari-cari alasan untuk menjatuhkan kinerja KPU dengan tuduhan-tuduhan murahan, padahal KPU kami menilai sudah berhasil menyelenggarakan pemilu, KPU sudah baik dan netral dalam mensukseskan pemilu.

Dokter Ani Hasibuan seolah-olah peduli terhadap kemanusiaan padahal dokter Ani Hasibuan hanya memanfaatkan isu tersebut untuk menggiring opini agar masyarakat mengecam KPU.

Dokter Ani Hasibuan tendensius bahwa seolah-olah peduli kepada keluarga korban padahal tidak ada bentuk kongkrit yang di berikan dokter Ani Hasibuan itu untuk meringankan beban keluarga, perlakuan itu beda sekali dengan KPU yang sudah memberikan santunan kepada keluarga yang meninggal dunia. Walaupun KPU tidak gembar-gembor di media.

Kami bersama KPU mengcounter isu dan pemberitaan negatif yang dialamatkan kepada KPU, bahwa faktor utama petugas KPPS meninggal memang karena beban kerja dan kelelahan petugas,
Meninggalnya petugas akibat penyakit yang dipicu oleh kelelahan sendiri terjadi setiap Pemilu sejak 2004.

Atas dasar itulah maka kami mengecam pernyataan dari dokter Ani Hasibuan yang telah menuduh kematian petugas KPPS adalah akibat di racun dan kegagalan KPU dalam penyelenggaraan pemilu, kami sangat yakin bahwa KPU tidak ada niat jahat untuk melakukan rekayasa dan konspirasi untuk melakukan tindakan jahat tersebut, maka kami meminta kepolisian untuk menangkap dokter Ani Hasibuan yang telah membuat berita bohong dan ujaran kebencian kepada KPU.

Penulis : Azmi Hidzaqi LAKSI

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

opini

Advertisement

EraChannel18

Advertisement
Advertisement

ERAINVESTIGASI