Connect with us

ERA BISNIS

Ada Apa dengan Bank Plat Merah Ini? -Berita V

Published

on

Eranusantara.com – bank Mandiri
Diduga, Pinjaman Bank Mandiri Salah Terus?

Eranusantara.com, Jakarta – Entitas Bank Mandiri dalam mengelola kredit dengan klien sepertinya berujung tidak baik. Sebagai contoh, pada tahun 2017 ada pemberian fasilitas kredit kepada PT AMBE. Pinjaman dengan Baki Debit per 30 Juni 2017 yang nilainya sebesar Rp426.173.428.588 ini diduga macet.

Bahkan, laporan yang dimiliki Tim Investigator LJ menjelaskan, pemberian pinjaman amsyong ini berujung pada indikasi yang merugikan Bank Mandiri. Sebab pada awalnya pemberian Kredit Modal Kerja atau KMK pada PT AMBE ini diduga tidak beres.

Seperti KMK 1 (satu) yang dilakukan dalam bentuk non revolving. Lalu, Kredit Modal Kerja (KMK) kedua pun sama, dilakukan dalam bentuk non revolving juga dengan limit yang berbeda-beda. Sehingga wajar jika muncul temuan.

Misalnya, PT AMBE terindikasi menggunakan beberapa proyek yang menjadi underlying pencairan KMK non revolving pada Bank Mandiri. Nilainya diketahui sebesar Rp93.700.000.000. Hal ini diduga diniatkan oleh PT AMBE untuk memperoleh fasilitas pada bank lain, tanpa seizin Bank Mandiri.

Untuk diketahui, PT AMBE merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industrial power service (supplier mesin genset). Termasuk kontraktor proyek kelistrikan, khususnya penyediaan spare part, jasa overhaul, investigasi mesin, dan line boring. Bahkan, PT AMBE juga memiliki jasa pelayanan sistem (kelistrikan), jasa penyewaan generating set (genset). Dan, menjadi Independent Power Provider (IPP).

Pinjaman Macet

PT AMBE berkedudukan di Jakarta, dengan kantor cabang di Denpasar, Bali, dan lokasi workshop di Jababeka Industrial Estate, Cikarang Bekasi. Nah, untuk memuluskan operasionalnya, PT AMBE menjadi debitur Bank Mandiri melalui group usaha, yakni PT AMBA.

Pernah suatu ketika PT AMBA yang merupakan debitur Bank Mandiri mendapatkan fasilitas Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja. Baki debit per Juni 2017 senilai Rp160.639.893.620 dengan kolektibilitas 5. Kalau istilahnya kita mah, macet.

Sama halnya dengan PT AMBE, PT AMBA memiliki konsen sendiri di bidangnya. PT AMBA bergerak di bidang logistik atau transportasi laut non passenger.

Perusahaan itu juga dimiliki oleh Sdr. JEA (yang merupakan key person PT AMBE). Karena adanya peluang transporter batubara dari PT PLN Batubara. Yaitu anak perusahaan PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang pengadaan batubara untuk PT PLN (Persero).

Namun, siapa sangka kalau performa keuangan debitur (PT AMBE) menurun akibat adanya kerugian operasional. Dan, Bank Mandirilah yang menanggung/ menerima akibatnya, lantaran masalah tersebut. Bisa dilihat, posisi fasilitas kredit PT AMBE per Juni 2017, seperti pada tabel di bawah ini:

Eranusantaar.com – Tabel posisi fasilitas kredit PT AMBE per Juni 2017

Kembali lagi, seiring dengan penurunan performa keuangan debitur akibat adanya kerugian operasional. Maka berdasarkan Nota Analisa Hapus Buku tanggal 30 Maret 2016. Dan Risalah Keputusan Komite Kredit Restrukturisasi Kategori A.3 Segmen Commercial tanggal 30 Maret 2016. Maka status debitur PT AMBE adalah hapus buku (write off).

Fahad_Redaksi

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adventorial

Advertisement
Advertisement

EraChannel18

Advertisement
Advertisement

ERAINVESTIGASI