Connect with us

ERA BISNIS

Ada Apa dengan Bank Plat Merah Ini? -Berita III

Published

on

Eranusantara.com – Bank mandiri

Kredit Bank Mandiri pada PT CSI Beresiko Tinggi Rp405 M

Eranusantara.com, Jakarta – PT CSI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan besi billet dan besi beton. Perusahaan ini beralamatkan di Kampung Maja RT.01/04 Desa Kibin, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Serang.

PT CSI didirikan berdasarkan Akta Notaris Nomor 54 tanggal 31 Januari 2005 di hadapan Notaris Syafril Lubuk, S.H. Akta tersebut terakhir kali diubah dengan Akta Notaris Nomor 374 tanggal 29 Agustus 2014 di hadapan Notaris Hj. Zun Nur Ain Fauzia, S.H., M.Kn. Susunan pengurus dan pemegang saham terakhir PT CSI.

Membahas PT CSI, ternyata diketahui bahwa pemberian fasilitas kredit oleh Bank Mandiri kepada PT CSI dengan Baki Debit per 30 Juni 2017 sebesar Rp405.305.060.700,94 berisiko tinggi.

Berdasarkan analisis Tim Investigator LJ terhadap dokumen kredit PT CSI diketahui permasalahan sebagai berikut:

A. Pemberian fasilitas KMK sebesar Rp150.000.000.000,00 dan penentuan syarat pencairan tahun 2011 kepada PT CSI berisiko tinggi.
B. Perpanjangan fasilitas tidak didukung persetujuan Dewan Komisaris PT CSI.
C. Bank Mandiri tidak mendeteksi adanya permasalahan internal PT CSI yang menyebabkan kredit bermasalah.
D. PT CSI memiliki saham di PT EMLS tanpa sepengetahuan Bank Mandiri.
E. Agunan persediaan PT CSI dijual dan hasilnya tidak digunakan untuk menurunkan fasilitas kredit.
F. Monitoring atas pemenuhan aspek covenant PT CSI belum dilakukan secara optimal.
G. PT CSI telah dinyatakan pailit dan agunan tidak dapat meng-cover baki debit fasilitas kredit.

Permasalahan Tersebut Jelas Sekali Sangat tidak Sesuai dengan:

1. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 jo Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan.
2. Standar Prosedur Kredit Commercial, Bab III Proses Pemberian Kredit, Sub Bab E Analisa Kredit, butir 2 Analisa group perusahaan yang menyatakan dalam melakukan analisa terhadap group perusahaan, perlu memperhatikan informasi-informasi.

Hal tersebut mengakibatkan pemberian fasilitas kredit kepada PT CSI menjadi macet. Dan, Bank Mandiri harus membentuk Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sebesar Rp405.305.060.700,94 (baki debit per 30 Juni 2017). Sehingga mengurangi laba operasional tahun berjalan.

Publik menuntut agar Direksi Bank Mandiri menginstruksikan Group Head SAM 1 Group untuk melaksanakan langkah-langkah recovery atas fasilitas kredit PT CSI. Serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait untuk langkah-langkah yang harus diambil Bank Mandiri sehubungan dengan adanya indikasi penyalahgunaan pemberian fasilitas kredit ke PT CSI.

Fahad Hasan_Redaksi

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adventorial

Advertisement
Advertisement

EraChannel18

Advertisement
Advertisement

ERAINVESTIGASI