Connect with us

ERA BISNIS

Dugaan Permainan di Kemenkeu, Negara Ditaksir Rugi Rp48 M

Published

on

Eranusantara.com – Kementerian Keuangan RI (Kemenkeu)

Eranusantara.com, Jakarta – Informasi mengenai dugaan penggelembungan dana terjadi di Kementerian Keuangan RI (Kemenkeu), diduga terdapat pengadaan jasa penyelenggaraan Pertukaran Data Elektronik (PDE) Kepabeanan pada tahun 2016 di Kemenkeu. Diduga ada resiko kelebihan pembayaran sebesar Rp48.379.059.135.

Baca Juga : Pemilu 2019, Telkom Terancam Jadi Sapi Perah

Sejauh ini perhitungan harga satuan pada pengadaan tersebut dengan metode send and receive dianggap tidak sesuai ketentuan. Dengan metode send and receive tersebut, harga satuan jasa penyaluran terbentuk dari jumlah volume karakter pada masing-masing dokumen dikali dua, kemudian dikalikan dengan tarif sebesar Rp1.100.

Tarif sebesar Rp1.100 tersebut merupakan tarif Sistem Komunikasi Data (Siskomdat) per Kilo Karakter (KK) yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri.

Menurut penjelasan Pejabat Pembuat Komitmen, metode tersebut didasarkan pada formula perhitungan harga satuan pada Harga Prakiraan Sendiri dan kontrak tahun-tahun sebelumnya. Namun disisi lain, penetapan harga satuan jasa penyaluran dokumen yang didasarkan pada metode “send and receive” pada kontrak PDE Kepabeanan tahun 2016, mengandung unsur duplikasi harga satuan sebesar Rp48.379.059.135.

Baca Juga : SCBD Jadi Target Gedung Baru OJK, Apa Kabar WM Yang Di Kontrak 3 Tahun?

Oleh karena itu, publik berharap aparat hukum melakukan menyelidiki terkait adanya unsur duplikasi harga satuan atas pembayaran pengadaan jasa penyelenggaraan Pertukaran Data Elektronik (PDE) Kepabeanan tahun 2016 di Kemenkeu.

Eranusantara.com telah mencoba menghubungi pihak Kemenkeu, namun hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi maupun tanggapan.

Fahad Hasan_Redaksi Jakarta

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement