Connect with us

ERA HUKUM & KRIMINAL

Jadi Ojek Langganan, Pelaku Nekat Cabuli Anak SD Hingga Hamil 5 Bulan

Published

on

Eranusantara.com – Pelaku Tindakan Asusila Anak di Bawah Umur. 2019 @eranusantara.com, Dwi

Eranusantara.com, TanahDatar – Terkait dugaan tindakan pencabulan terhadap Siswi kelas IV SDN Simawang, Sumatera Barat, hingga menyebabkan hamil lima bulan. Akhirnya pelaku tindakan asusila tersebut berhasil di bekuk pihak Sat Reskrim khususnya Unit PPA (Perlindungan perempuan dan anak) Polres Tanah Datar, pada Jumat (5/4).

Melalui konferensi Pers, yang dirilis melalui via Whatsapp, pada Jumat (6/4). Kasat Reskrim Akp Edwin, SH. MH melalui Kanit PPA Polres Tanah Datar Aipda Kusrianto kepada Subag Humas Polres Tanah Datar membenarkan penangkapan pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Baca Juga : Jadi Korban Pencabulan, Siswi SD Hamil Lima Bulan

“Telah berhasil mengungkap perkara pencabulan terhadap anak di bawah umur dalam waktu empat hari setelah dilaporkan oleh pihak orang tua korban pada tgl 01 April 2019 ke pihak kepolisian Polres Tanah Datar. Pelaku berinisial AR (28), Pekerjaan sebagai Tukang Ojek, yang juga merupakan ojek langganan korban” Tulis Kasubag Humas Polres Tanah Datar, Iptu Marjoni Usman, SH.

Joni juga menjelaskan terkait kronologi kejadian pencabulan tersebut berawal ketika tersangka AR membawa korban pergi dengan menggunakan sepeda motor ke arah solok. Sesampai di Sumani, mereka berhenti untuk membeli ayam ceker untuk korban, setelah itu mereka pergi ke sebuah pondok kayu di Jor. Piliang Nag. Simawang Kec. Rambatan Kab. Tanah Datar dan kemudian terlapor melakukan tindak pidana pencabulan terhadap korban.

“Insiden ini terjadi sekitar pukul 20.00 Wib, dan pukul 03.00 Wib, korban diantarkan pulang oleh tersangka,” Tambahnya.

Lanjut dia, Joni menegaskan bahwa tindak pidana pencabulan tersebut diketahui pada, Sabtu (30/3) ketika korban di cek kehamilanya di Puskesmas Gaduang Timba Balai Gadang dan diketahui positif hamil dengan usia kandungan 5 bulan.

“Sehingga atas kejadian tersebut pelapor merasa tidak senang dan melaporkan ke Polres Tanah Datar untuk diusut perkarannya sesuai hukum yang berlaku,” Pungkas Joni.

Baca Juga : Mengaku Sebagai Perpanjangan Tangan, TY Sebut Dana Koordinasi Tambang Ilegal Mengalir ke Polisi

Dan untuk saat ini, tersangka AR telah diamankan di Rutan Polres Tanah Datar, dimana tersangka mengakui seluruh perbuatannya dan berdasarkan kepada bukti permulaan yang cukup. Tersangka disangkakan melanggar Undang2 no 35 th 2014 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukumannya 15 tahun penjara.

Dwi_Redaksi Sumatera Barat

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement