Connect with us

ERA EKONOMI

Sandiaga Uno Nilai Pemerintah Tak Lagi Berpihak Pada Rakyat Kecil

Published

on

Eranusantara.com – Sandi pasca kunjungannya ke daerah Wates, Kulon Progo, Yogyakarta pada sabtu, (23/3).

Eranusantara.com, Jakarta – Dalam kurun waktu 7 bulan dengan mengunjungi 1500 titik hampir diseluruh pelosok Indonesia, Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno menarik kesimpulan bahwasannya pemerintahan saat ini yang tidak berpihak pada rakyat kecil. Hal ini disampaikan Sandi pasca kunjungannya ke daerah Wates, Kulon Progo, Yogyakarta pada sabtu, (23/3).

Dalam akun instagramnya @sandiuno, dirinya mengatakan selama kurun waktu 7 bulan ini, Sandi melihat banyak petani yang kurang sejahtera dan kurang diperhatikan oleh pemerintah. “Negeri kita kaya akan sumber daya alam. Tanahnya subur, alamnya indah, sumber daya manusianya hebat-hebat. Saya telah berkeliling mengunjungi 1500 titik selama 7 bulan ini, saya melihat masih banyaknya petani yang kesejahteraannya kurang diperhatikan.” Tulis Sandi @sandiuno.

Baca Juga : Prabowo : Saya Prihatin Melihat Indonesia Saat Ini

Sandi juga mengatakan bahwa dirinya tidak akan diam melihat para petani yang kurang sejahtera, dirinya meyakinkan akan membuat hasil produksi tani dibeli dengan harga layak.

Baca Juga : Jokowi : 4,5 tahun Difitnah, Saya Diam. Dihujat, Saya Diam, Hari Ini Saya Akan Lawan!

“Inilah mengapa saya dan Pak @prabowo ikut serta dalam Pilpres ini. Kami merasa ada tata kelola negara yang kurang berpihak pada rakyat kecil. Prabowo-Sandi tidak akan tinggal diam. Dengan pemerintahan yang kuat dan keberpihakan yang tegas, kita akan pastikan hasil produksi tani dibeli dengan harga layak, kita akan potong rantai distribusinya sehingga bukan hanya petani yang diuntungkan tapi juga konsumen, dan kita akan stop impor di saat sedang panen.” Lanjutnya.

Saat ini Sandiaga masih berada di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta, selain mengunjungi para petani-petani, Sandi juga akan meninjau Rumah Siap Kerja sebagai salah satu program unggulannya untuk menekan angka pengangguran Indonesia.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement