Connect with us

ERA CITIZEN CERDAS

Dunia Malam Kota Padang Jadi Ancaman, Pemko Diharap Jangan Tebang Pilih

Published

on

ERANUSANTARA.COM, PADANG – Ketua Pemuda Pancasila Kota Padang Roy Madea Oka prihatin, terkait geliat  dunia malam Kota Padang yang semakin memprihatinkan. Hal ini sejatinya bukanlah menjadi sebuah rahasia lagi ditengah masyarakat. Parahnya, bukan hanya sebatas hiburan semata, kegiatan prostitusi semakin hari semakin bertambah meskipun dilakukan secara terselubung. Banyak hal yang sudah dilakukan oleh pemko padang untuk mengatasi , namun kegiatan ini masih menjadi jadi.

Perlu langkah yang lebih intensif lagi dalam memberantas perilaku menyimpang seperti ini, khususnya di Kota Padang yang merupakan ibu kota Provinsi Sumbar yang terkenal dengan adat budaya serta nilai – nilai agamanya.

Dengan menggandeng masyarakat dan organisasi masyarakat yang ada, merupakan salah satu hal yang dirasa akan dapat mengurangi praktek kotor ini. Ketua Ormas Pemuda Pancasila Kota Padang, Roy Madea Oka yang akrab disapa Boni, menyatakan siap melakukan dan membantu kinerja pemerintah dalam mengatasi permasalahan ini. Ini diungkapkan kepada eranusantara.com, Kamis, (28/2), siang di Kota Padang.

“Pemuda Pancasila siap membantu kinerja Pemko Padang untuk menanggulangi penyakit masyarakat ini, apalagi Kota Padang sudah mendeklarasikan diri dengan Gerakan Anti Maksiat”, ungkapnya.

Roy Madea Oka menambahkan dan meminta agar gerakan anti maksiat agar segera direalisasikan.

“Kita meminta agar gerakan anti maksiat segera direalisasikan, apalagi mayoritas masyarakat Kota Padang  adalah muslim. Selain itu, Kota  Padang adalah salah satu daerah tujuan wisata halal di Indonesia. Kasihan generasi muda kita, nanti mereka terlena karena murahnya mencari tempat hiburan yang berbau maksiat di Kota Padang. Tentu dampaknya akan sangat buruk bagi generasi muda”, keluh Roy.

Tak hanya itu, Roy berharap program pemberantasan maksiat yang sudah ada dilaksanakan dengan sebaik – baiknya oleh penegak perda. Jika penanggulangannya tidak dilakukan serius, Ia meyakini maksiat di Kota Padang tidak akan pernah berhenti.

“Program Pemko Padang dalam pemberantasan maksiat sudah sangat bagus, namun jika praktek penertipannya tidak dilakukan dengan serius, tentu tujuan dari program ini tidak akan pernah tercapai. Saya berharap, agar penanganan dan pemberantasan maksiat di Kota Padang tidak tebang pilih. Kami yakin, jika tidak ada tebang pilih, dan tujuannya memang untuk membersihkan Kota Padang dari maksiat, tak akan butuh waktu lama untuk mencapainya”,  harap Roy. (Wandre DP)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement