Connect with us

ERA SUMATERA

Merajalela Tindakan Mucikari, Warga Minta Pihak Kepolisian Turun Tangan

Published

on

Eranusantara.com, Jambi Ilustrasi – insiden bisnis haram semakin merajalela di Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun

Usai insiden yang menyeret aktris Indonesia pada kasus penjualan jasa seks untuk memuaskan nasfu birahi lelaki hidung belang, rupanya tak membuat para mucikari jera. Pasalnya tindakan penjualan perempuan dinilai semakin menjadi-jadi.

Diberitakan bahwa insiden bisnis haram ini, semakin merajalela di Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun. Diduga ada seorang mucikari berinisial H, yang diketahui adalah salah satu warga Desa Sungai Baung Kecamatan Sarolangun.

Dari informasi yang didapat, status perempuan yang tak jelas ini, selalu mengumpulkan lelaki di kediamannya, di kawasan rumah dinas Guru SD 05 yang ditempati H tersebut.

Baca Juga : Bangun Musholla, Polisi Tanah Datar Gunakan Dana Pribadi

Diduga, H biasa menawarkan PSK perempuan ‎yang dipesan oleh pelanggannya, para lelaki hidung belang.

Salah satu yang menjadi korban oknum H dalam melakukan aksi menjadi mucikari adalah diduga seorang perempuan dari warga
Suku Anak Dalam (SAD) dari wilayah Kecamatan Pauh.

Hal ini diyakini sudah berlangsung lama, perempuan yang Berisial (M), diduga selalu dijual dan disuruh untuk melayani hasrat birahi para lelaki.

Untuk tarif yang dipatok oleh H untuk M yang tersebut hanya dibayar dua puluh ribu saja dalam satu kali kencan. Hal tersebut sudah menjadi rahasia umum bagi warga sekitar.

“Kami di sini sudah tidak heran lagi,” Ujar Kamel, selaku Ketua RT setempat saat diwawancara media, Minggu (24/2/2019).

“H Itu benar sudah merusak dan mengganggu kenyaman warga. Sudah kita ingatkan, namun bukanberhenti, malah makin menjadi,” Ujarnya.

“Sebelumnya, kita pernah ajak aparat penegak hukum untuk menggerebek kediaman H tersebut.Di sana kita temukan plastik bekas bungkusan narkotika, diduga jenis sabu dan alat kontrasepsi. Namun H tidak ditemukan di tempat,” Tambahnya.

Baca Juga : Prabowo : Saya Melihat Bangsa Indonesia di Ujung Kepunahan

“Bahwa barang-barang yang ditemukan tidak cukup kuat sebagai barang bukti. Makanya saat ini saya dan masyarakat di desa Sungai
Baung tidak bisa berbuat banyak untuk pencegahannya, karena tidak mau ambil resiko,” Tegas Kamel.

“Selain itu, H juga tidak mau dinasehati secara baik-baik. Intinya, kita di sini sangat terusik, akibat perbuatannya yang setiap malam mengumpukan laki-laki hidung belang di rumahnya, terkadang sampai larut malam hingga subuh,” Terangnya.

“Di sisi lain, sejak kehadiran H di lingkungan RT 5, suasana keamanan di bidang Kantibmas sudah tidak kondusif lagi, hampir dipastikan setiap hari selalu ada rumah warga yang digondol maling,” Ujar Ketua RT.

Ia melanjutkan, Kejadian-kejadian ini terus dialami masyarakat sejak hadirnya H dan orang-orang yang tidak dikenal masuk ke Desa Sungai Baung ini.

“Dipastikan hampir setiap hari selalu ada alat rumah tangga warga yang raib dicuri maling, intinya saat ini kondisi Desa Sungai Baung sudah tidak aman. Saya dan warga sudah was-was untuk mengantisipasi jangan sampai ada korban terhadap rumah warga lainnya,” Ujar Kamel.

Baca Juga : Video Dukungan Camat Kepada Jokowi – Ma’ruf Hasil Editan

“Kita berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun dan aparat penegak hukum untuk menghentikan dan menindak H dalam menjalankan bisnis haramnya di desa tempat tinggalnya. Apalagi sudah mengganggu ketentraman para warga, dalam hal ini pada jam istrahat malam,” Ujar Kamel menutup perbincangan.

Disisi lain, informasi dari warga sekitar dinilai merasakan hal yang sama, “Benar, H itu diduga menjadi mucikari PSK. Kita lihat hampir setiap malam, melihat Melati, warga dari Suku Anak Dalam ini dari kediaman H dibonceng memakai sepeda motor oleh laki-laki hidung belang dibawa ke tempat sunyi, tepatnya gedung tua aset pabrik mini minyak sawit milik SMKN 1 Sarolangun di desa setempat.”

Di tempat hal yang sama, juga diakui oleh warga setempat yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan, “Benar, H itu diduga menjadi mucikari PSK. Kita lihat hampir setiap malam, melihat Melati, warga dari Suku Anak Dalam ini dari kediaman H dibonceng memakai sepeda motor oleh laki-laki hidung belang dibawa ke tempat sunyi, tepatnya gedung tua aset pabrik mini minyak sawit milik SMKN 1 Sarolangun di desa setempat.”

“Mirisnya, kita melihat perempuan tersebut dibawa sepuluh orang laki-laki, kemungkinan lain perempuan tersebut diduga dipakai secara bergiliran oleh laki-laki hidung belang,” Ujarnya.

Sebagai warga, saya berharap H yang diduga selaku mucikari penjual jasa seks komersil ini bisa ditindak secara hukum, agar ada efek jera baik pelaku, maupun laki-laki hidung belang, Tambahnya.

Di sisi lain, menurut warga tersebut, dampak sosial yang akan timbul kalau ini dibiarkan tentu di Kabupaten Sarolangun akan menjamur H yang lain yang melakukan bisnis haram menyediakan jasa seks komersil di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Peseko.

Kepala Desa Sungai Baung, Amran ketika dikonfirmasi seputar hal tersebut di kediamannya, dia tidak membantah.

“Ya, info tersebut sudah tidak asing lagi kami dengar. Namun, saya tidak tahu banyak soal sepak terjang. Namun, laporan yang saya terima dari para perangkat desa dan masyarakat bahwa kondisi desa sudah tidak aman sejak adanya aktivitas H yang selalu berkumpul dengan orang-orang yang tidak jelas datang ke desa ini,” Kata Kades Sungai Baung.

Kades Sungai Baung menambahkan, Dari keputusan-keputusan rapat bersama warga dan perangkat desa yang kita ambil saat ini, kita akan adakan Pos Siskamling ronda malam di setiap RT untuk menjaga keamanan dan kenyamanan supaya keamanan Desa Sungai Baung ini kembali seperti sebelumnya.

“Di sisi lain, saya berharap agar apa yang dilakukan H dengan adanya dugaan menjadi mucikari yang saat ini ramai dibicarakan oleh masyarakat dapat disikapi oleh pihak yang berwajib supaya ditindak sesuai aturan,” Ujar Amran.

“Mudah+mudahan apa yang dimuat di berita ini bisa membawa dan membongkar perbuatan H hingga sampai proses hukum,” Pungkasnya.

(RD/Kontri_Jambi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

opini

Advertisement

EraChannel18

Advertisement
Advertisement

ERAINVESTIGASI