Connect with us

Sinematografi

Angkat Potensi Wisata, Dispar Sumbar Kembali Gelar Surfival 2018

Eranusantara.com/Img/AH/Padang/Red

Published

on

Eranusantara.com – Dispar Sumbar kembali menggelar event tahunan Sumbar Film Festival (Surfival) 2018. (Img/AH/Padang/Red)

ERANUSANTARA.com, Padang, SUMBAR – Melalui kerja kreatif dalam membangun potensi wisata Sumatera Barat, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sumatera Barat kembali menggelar event tahunannya yang bertajuk Pesona Tanah Tapian dalam Sumbar Film Festival (Surfival) 2018.

Melalui jumpa pers, pada sabtu (8/9), Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Sumbar, Delriati menyampaikan perihal event yang digelar dengan tujuan mengangkat dan mengupayakan pengembangan serta promosi wisata, taklain mewadahi generasi muda dalam berkarya dan memanfaatkan sumber daya alam sekitar dalam pengembangan ekonomi kreatif.

“Acara ini merupakan upaya Dinas Pariwisata Sumbar untuk mengikut sertakan dan memberi apresiasi kepada penggiat-penggiat film lokal agar dapat ikut serta dalam mempromosikan potensi-potensi pariwisata yang dimiliki oleh Sumatera Barat. Berbeda dengan dua event pada tahun-tahun sebelumnya, kali ini Dispar Sumbar mengangkat tema “Pesona Tanah Tapian”.

Baca Juga : Mendunianya Gelombang Bono, Pemkab Akan Lanjutkan Pengembangan Wisata Danau Tajwid

Delriati juga menegaskan, bahwasannya tema Pesona Tanah Tapian diusung demi membangun wajah Sumatera Barat yang berpotensi untuk dipromosikan, dengan memanfaat audio visual sebagai media penyampaian informasi yang efisien. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang mengikut sertakan film kategori animasi, pada tahun ini lebih difokuskan kepada film bergenre fiksi.

“Acara ini telah diselenggarakan semenjak 4 bulan yang lalu dan dibagi dalam tiga tahapan, antara lain Roadshow, Workshop & Fasilitasi, serta Kompetisi Film Fiksi. Tahapan Roadshow diadakan di tiga kota yaitu Padang, Painan, dan Payakumbuh. ” Tegas Delriati di auditorium gedung Yamaha Padang.

Tahapan ini bertujuan untuk mempublikasikan dan mengajak para penggiat film Sumatera Barat untuk ikut serta dalam rangkaian agenda SURFIVAL 2018. Tahapan selanjutnya adalah Workshop & Fasilitasi yang diadakan pada tanggal 28-29 Juni 2018. Selama dua hari, peserta dibekali materi-materi seperti sinematografi dan penulisan skenario. Selain itu, juga diadakan proses kurasi terhadap beberapa proposal fasilitasi film yang nantinya akan didanai oleh Dispar Sumbar sebanyak Rp. 20.000.000 untuk pembiayaan produksi bagi ide yang memenuhi kriteria pengkurasian. Fasilitasi produksi dimenangkan oleh ide film berjudul “Itiak Pulang Patang”.

Tahapan terakhir adalah kompetisi film fiksi yang dibagi kedalam dua kategori yaitu kategori Pelajar dan Umum.

Baca Juga : Manfaatkan Limbah Pantai Untuk Karya Seni

Berdasarkan informasi yang didapat dari panitia pelaksana, total film yang terdaftar untuk kompetisi film fiksi tahun ini berjumlah 17 film, 12 film untuk kategori umum dan 5 film untuk kategori pelajar.

Rangkaian acara Surfival ditutup dengan sesi malam penganugrahan terhadap 6 film terbaik dari kategori pelajar dan umum berdasarkan 3 kategori penilaian, film terbaik, ide cerita terbaik dan film pilihan juri. Pada kategori umum, kriteria film terbaik dimenangkan oleh film “Tunduak Padi”, ide cerita terbaik “Panjago Kampuang”, dan film pilihan juri “Sangketo Pusako”. Pada kategori pelajar, kriteria film terbaik dimenangkan oleh “Mananti”, ide cerita terbaik “Palarai Dandam”, dan film pilihan juri “Tongga Babeliang”.


(Azwandi Hanafi/Padang/Red)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement